oleh

BLK Bertaraf Internasional Bakal Dibangun di Palu

-Kota Palu-dibaca 101 kali

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengungkapkan, Balai Latihan Kerja (BLK) bertaraf internasional bakal dibangun di Kota Palu.

Rencana tersebut merupakan hasil audiens dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sehingga, kata dia, dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan menghibahkan tanah berukuran 10 hingga 15 hektar untuk pembangunan BLK bertaraf internasional tersebut.

“Sesuai hasil audiensi kami dengan Kementerian Ketenagakerjaan, kami mengusulkan BLK bertaraf internasional dibangun di Kota Palu, dalam rangka percepatan pemenuhan tenaga kerja tersertifikasi keahlian dan pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat,” jelas Wali Kota Hadianto saat menjadi narasumber kegiatan kuliah umum digelar STIE Panca Bhakti Palu di Aula 3 kampus setempat, Kamis (9/9/2021).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Hadi memaparkan tentang ‘Peranan Pemerintah Daerah Kota Palu dalam Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Sumber Daya Manusia di Era Digital’.

Ia menyatakan, dalam perencanaan ke depan, Pemkot Palu akan menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar sebagai tahap awal pemulihan ekonomi sekaligus peningkatan SDM di era digital.

“Nanti kita lihat seperti apa pencapaiannya yang diharapkan bisa diserap adik-adik kita yang baru lulus kuliah,” ujarnya.

Baca Juga :   570 Calon Tenaga Kerja ke Jepang Terima Materi P4GN dari BNNK Palu

Ia mengatakan, peran Pemerintah adalah mengeluarkan aturan yang mengarah kepada peningkatan ekonomi dan upaya dalam menyiapkan regulasi mengarah pada peningkatan SDM. Menurutnya, Pemerintah memiliki modal sangat besar yakni kemampuan anggarannya atau APBD-nya.

“Ini menjadi senjata bagi pemerintah,” ungkapnya.

Regulasi dikeluarkan Pemerintah, katanya, secara langsung maupun tidak langsung akan mengeluarkan APBD-nya dalam penguatan di dua sektor ini yakni pemulihan ekonomi maupun peningkatan SDM.

“Jika Pemerintah kota Palu menyiapkan dana Rp2 miliar pertahun bagi anak-anak yang baru lulus kuliah agar bisa mengaplikasikan dirinya dalam suatu usaha maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan dengan kekuatan anggaran yang dimiliki pemerintah, juga akan meningkatkan SDM,” jelasnya.

“Maka jelas peran Pemerintah bisa menjadi suatu peran positif maupun negatif tergantung pemerintah atau kepala daerahnya mengelola dengan sebaik-baiknya anggaran yang dimiliki. Kalau ini bisa dikelola dengan baik, maka upaya kita dalam memberikan dampak pemulihan ekonomi dan peningkatan SDM bisa kita capai,” tuturnya.

Sebelumnya dinberitakan, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto, audiens dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah di Kantor Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Dukung Rencana Pembangunan Hunian untuk PNS

Pada kesempatan itu, Wali Kota Hadi mengusulkan adanya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Palu untuk percepatan pemenuhan tenaga kerja tersertifikasi keahlian, pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat dan bantuan permodalan usaha bagi masyarakat miskin.

Menurutnya, langkah tersebut tepat dilakukan dalam rangka menekan angka pengagguran di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah. Pasalnya, sesuai laju pertumbuhan usia produktif berdasarkan lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang harus dapat terfasilitasi pekerjaan, lebih dari 3.000 orang, namun lapangan kerja tersedia setiap tahun rerata 900 lowongan kerja saja.

Jika dilihat dari data tersebut, maka jumlah lulusan sarjana timpang dengan ketersediaan lapangan kerja. Artinya, jauh lebih banyak pencari kerja dari pada lowongan kerja. Akibatnya, menambah jumlah pengguran. Parahnya lagi, lowongan kerja tersedia didominasi pekerja dari luar daerah.

“Pencari kerja yang tertampung kurang dari 200 orang, sisanya diisi oleh pekerja dari luar daerah, makanya setiap tahunnya tertambah lebih dari 2.000 pengangguran yang tidak memiliki peluang kerja di Kota Palu,” Wali Kota Hadi.

Baca Juga :   PKBM Kanamapande Akan Gelar Pameran Kreativitas

Selain melakukan upaya peningkatan jumlah tenaga kerja terampil, terlatih dan memiliki kompetensi, membuka kesempatan lapangan kerja ke luar negeri bisa menjadi solusi.

“Sembari meningkatkan jumlah tenaga kerja terampil, terlatih dan memiliki kompetensi,  pembukaan kesempatan lapangan kerja ke luar negeri saat terus kami upayakan,” kata dia.

Turut mendampingi Wali Kota Hadi, Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita. Turut hadir, pejabat Direktorat Jenderal Bina Pelatihan Vokasional dan Produktivitas Kemnaker RI.

Sebagai informasi tambahan, Pemkot Palu telah membuka lowongan magang ke Jepang. Bahkan, hingga akhir Agusutus 2021, jumlah pendaftar magang ke Jepang telah mencapai 350 orang.

Sebelum diberangkatkan magang ke Jepang, para calon peserta magang akan dilatih bahasa asing, khususnya bahasa Jepang selama dua bulan. Setelah lulus, diberikan sertifikat sebagai lisensi dan syarat magang.

Setelah pelatihan bahasa, para peserta calon magang akan dilatih keterampilannya sebelum diberangkatkan.HGA

Komentar

News Feed