oleh

Pemkot Palu Target Pendapatan Daerah Rp1,3 Triliun

-Kota Palu-dibaca 95 kali

SULTENG RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu melaksanakan Rapat Paripurna penjelasan Wali Kota Palu mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palu, Moh Rifani Pakamundi, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menargetkan Pendapatan daerah sebesar Rp1,3 triliun pada perubahan APBD tahun anggaran 2021.

“Pendapatan daerah tahun anggaran 2021 sebelumnya ditargetkan Rp1.229.622.396.595 bertambah Rp75.073.111.670 sehingga menjadi Rp1.304.695.508.265,” ujarnya.

Pendapatan daerah itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula ditargetkan Rp219.003.412.004 bertambah Rp57.427.929.314 sehingga menjadi Rp276.431.341.318. Pendapatan transfer yang ditargetkan sebesar Rp971.898.262.509 berkurang Rp19.354.817.644 sehingga menjadi Rp952.543.444.865 serta lain-lain pendapatan daerah yang sah semula ditargetkan Rp38.720.722.082 bertambah sebesar Rp37 miliar sehingga menjadi Rp75.720.722.082.

Baca Juga :   Seminar PKN, Pemkot Palu Tampilkan Tiga Proyek Perubahan

Belanja daerah semula ditargetkan sejumlah Rp1.630.268.949.192 bertambah sebesar Rp41.789.656.020,52 sehingga menjadi Rp1.972.058.605.212,52. Belanja daerah itu terdiri dari belanja operasional yang semula ditargetkan Rp1.393.418.960.538 bertambah sebesar Rp180.182.869.960 sehingga menjadi Rp1.573.601.830.498,45.

Belanja modal semula ditargetkan sebesar Rp221.849.988.654 bertambah sebesar Rp153.606.786.060,07 sehingga menjadi Rp375.456.774.714,07. Belanja tidak terduga semula ditargetkan sebesar Rp15 miliar bertambah Rp8 miliar sehingga menjadi Rp23 miliar.

“Pembiayaan daerah Rp667.363.096.947,52 terdiri dari penerimaan pembiayaan yang semula sebesar Rp400.646.552.597 bertambah Rp266.716.544.350,52,” tutupnya. NDY

Komentar

News Feed