oleh

Sejarah Bagi Unismuh Palu, Wisuda Langsung Terima Ijazah

-Pendidikan-dibaca 227 kali

SULTENG RAYA- Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, telah mencatat sejarah sepanjang perjalanannya sebagai sebuah perguruan tinggi, dimana pada pelaksanaan wisuda sarjana ke-51 dan pascasarjana ke-7 yang dilangsungkan Senin (6/9/2021), terdapat 17 orang peserta wisuda langsung menerima ijazah asli.

Ke 17 peserta wisuda itu masing-masing Normayunita (Fekon), Ni Gusti Ayu Komang Wirastuti (Fekon), Handoko (Fekon), Edi Sukanda (Fekon), Citra Nasrin (Fekon), Lisnasari (Fekon), Adlan (Fekon), Dewi Sinta (Fekon), Leopold Merik (Fekon), Bayu Sabarata (Fekon), Endah Wiranti (Fekon).

Selanjutnya, Devi Triswati (FAI), Magfirah (FAI), Eka Firmansyah (FAI), Mohammad Yusuf (Fakum), Yuyun Putri Tamala (FKIP), dan terakhir Adriana Saehana (FKM).

Ini adalah kali pertama bagi kampus biru Unismuh Palu menyerahkan langsung Ijazah Asli kepada peserta wisuda, dimana wisuda sebelum-sebelumnya paling tidak hanya menyerahkan map yang berisi kertas ucapan selamat atas pelaksanaan wisuda atau hanya berupa Fhoto Copy Ijazah.

Baca Juga :   Rektor Dorong Kreatifitas dan Inovasi Mahasiswa

Rektor Unismuh Palu, Dr. Rajindra, SE, MM saat ditemui usai pelaksanaan prosesi wisuda mengatakan, ia sengaja melakukan itu untuk mematahkan argumen sebagian orang yang kerap selalu menyalahkan birokrasi kampus atas keterlambatan alumni menerima ijazah asli.

Karena selama ini yang selalu disalahkan itu adalah birokrasi kampus, seakan-akan birokrasi kampuslah yang sengaja memperlambat alumni menerima ijazah aslinya, padahal sebenarnya alumni itu sendiri yang menghambat dirinya.

Itu katanya dapat dibuktikan oleh 17 peserta wisuda, dimana ke 17 peserta wisuda itu mampu menyelesaikan 14 syarat administrasi yang dipersyaratkan untuk menerima Ijazah Asli sebelum dilaksanakan prosesi wisuda.

Jika seandainya kata rektor, semua peserta wisuda mampu seperti yang dilakukan oleh ke-17 orang peserta wisuda itu, dipastikan mereka juga akan menerima ijazah aslinya. “Biasanya dari 14 syarat administrasi yang dipersyaratkan itu, paling tersulit itu adalah perbaikan skripsi, ini yang sering menghambat, tapi 17 orang peserta wisuda itu mampu disiplin, aktif berkonsultasi dengan pembimbingnya, akhirnya mereka bisa memenuhi semua syarat yang dipersyaratkan itu,”jelas rektor.

Baca Juga :   PTM di FAI Unismuh Palu Tunggu Izin PP Muhammadiyah dan Universitas

Sebenarnya kata rektor, jika hanya mencetak itu cukup hanya memenuhi 4 syarat administrasi, tapi alumni belum bisa menerima ijazah aslinya, hanya Fhoto Copynya saja. “Peserta lainnya hanya bisa memenuhi 4 syarat administrasi, sehingga mereka itu belum bisa menerima ijazah aslinya,”ujar rektor.

Rektor berharap, agar pelaksanaan wisuda akan datang, semua peserta wisuda sudah dapat memenuhi semua syarat administrasi yang dipersyaratkan itu, sehingga ijazah asli bisa diserahkan semua secara langsung ke peserta wisuda. ENG

Komentar

News Feed