oleh

Surat Permohonan Pemberhentian Kades Marana Diduga Dimanipulasi

-Kab. Donggala-dibaca 1.461 kali

SULTENG RAYA – Surat permohonan pemberhentian Kepala Desa (Kades) Marana, Lutfin yang ditandatangani sebanyak 300 warga yang ditujukan kepada Bupati Donggala diduga dimanipulasi.

Pasalnya, salah seorang warga, Aprianti mengaku tidak pernah menandatangani surat teraebut, tetapi namanya tercantum dalam surat itu.

Hal itu disampaikan Aprianti saat dimintai keterangan oleh Panitia Angket DPRD Kabupaten Donggala, Senin (6/9/2021).

“Saya juga kaget, pas melihat surat permohonan pemberhentian Kepala Desa Marana yang ditujukan kepada Bupati, ada nama saya nomor 121 dengan tanda tangan, padahal saya tidak pernah tanda tangan, dan yang ada di surat itu bukan tanda tangan saya,” jelasnya.

Dirinya juga mengaku, tidak pernah berkomunikasi dengan pihak manapun apalagi membicarakan 29 poin keberatan maayarakat yang ada di surat tersebut.

Baca Juga :   Aniaya Wasit, Lima Pemain Bola Donggala Dipenjara 10 Bulan

“Saya tidak tahu menahu tentang persoalan ini dan saya tidak terlibat dengan kisruh ini. Tapi saya heran kok ada nama saya sebagai salah satu dari 300 nama yang ada di surat tersebut bertandatangan meminta Kades diberhentikan,” ucapnya.

Ia menegaskan, dirinya tidak pernah bertandatangan di surat tersebut, sudah jelas nama-nama yang ada di surat tersebut dimanipulasi. ADK

Komentar

News Feed