oleh

BPJamsostek Palu Ajak Peserta Unduh Aplikasi JMO Pengganti BPJSTKU

-Kota Palu-dibaca 124 kali

SULTENG RAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun ini jatuh pada Sabtu (4/9/2021) kemarin.

Meski di tengah pendami, seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Harpelnas dimanfaatkan banyak perusahaan bergerak di sektor pelayanan atau penyedia jasa untuk memberi pelayanan prima terhadap pelanggannya. Tidak sedikit perusahaan memberikan diskon hingga promo murah khusus pada Harpelnas.

Khusus, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) atau kini dipanggil BPJamsostek Kantor Cabang Palu di Jalan Towua, No. 51, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan Kota Palu, melaksanakan sejumlah kegiatan untuk memperingati Harpelnas. Salah satunya, memperkenalkan aplikasi terbaru JMO alias Jamsostek Mobile sebagai aplikasi pengganti BPJSTKU.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Palu, Raden Harry Agung Cahya, mengatakan, aplikasi JMO secara nasional sudah diluncurkan pada akhir Agustus 2021 lalu. Hanya saja, sosialisasi terhadap aplikasi terbaru tersebut harus disosialisasikan kepada peserta melalui kantor cabang dan kantor cabang pembantu di daerah.

Baca Juga :   Pemkot Bakal Pasang Tanda Larangan Parkir di SPBU

“Harpelnas ini harusnya dilaksankaan pada hari Sabtu. Tapi karena libur, maka kita melaksanakannya pada hari ini (Senin, 6 September 2021, Red). Ada beberapa agenda kita memperingati Harpelnas tahun ini. Salah satunya, memperkenalkan aplikasi JMO kepada peserta. Aplikasi JMO ini adalah inovasi terbaru layanan digital dari BPJamsostek. Harapannya, dengan aplikasi JMO ini dapat lebih memudahkan lagi para peserta untuk memenuhi kebutuhan layanan digital BPJamsostek,” jelas Kakacab Raden Harry kepada sejumlah wartawan di Kantor BPJamsostek Cabang Palu, Senin (6/9/2021).

Ada sejumlah fitur terbaru dalam aplikasi JMO, yakni, pengkinian data, pengajuan & lacak klaim JHT, simulasi saldo JHT dan JP, cek saldo, kartu digital, lokasi kanal pelayanan, promo, berita, pengaduan, laporan dan informasi manfaat.

Bagi peserta aktif sebelumnya telah mengunduh aplikasi BPJSTKU, tidak perlu dihapus. Cukup masuk ke play store atau app store melalui telepon pintar dan download atau upgrade JMO, maka aplikasi BPJSTKU akan berubah dengan sendirinya menjadi JMO.

Baca Juga :   Pemkot Siap Dukung Metode Demplot

PENYERAHAN SANTUNAN KEMATIAN

Selain memperkenalkan aplikasi JMO, pada peringatan sederhana Harpelnas akibat pembatasan di tengah pandemi Covid-19, BPJamsostek Kantor Cabang Palu juga memberikan secara simbolis santunan kematian kepada dua ali waris peserta BPJamsostek.

Santunan yang diserahkan Kakacab Raden Harry tersebut diberikan kepada dua ahli waris masing-masing kepada ahli waris almarhum Yeremia Timang, pekerja di Sekolah Dasar (SD) Yayasan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) dan almarhum Akbar Mubarak, pekerja di PT Utama Beton.

“Almarhum Akbar Mubarak baru dua hari terdaftar sebagai peserta Bpjamsostek, kemudian meninggal dunia. Meskipun baru dua hari terdaftar, kami langsung berikan haknya sebagai peserta, yaitu santunan klaim JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) senilai Rp151,8 juta dan JHT (Jaminan Hari Tua) senilai Rp3,9 juta,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tahun Depan, Sulteng Buka Program Magang ke Jepang

Selain menyerahkan santunan JKK dan JHT, BPJamsostek Palu juga memberikan santunan beasiswa pendidikan kepada dua anak dari empat anak dari almarhum Akbar Mubarak total Rp174 juta. Santunan diberikan langsung kepada ahli waris peserta almarhum Akbar Mubarak atas nama Saharia selaku istrinya.

“Peserta yang bekerja di PT Utama Beton ini menjadi bukti kehadiran negara kepada peserta BPJamsoskte yang mengalami risiko kecelakaan saat bekerja meninggal dunia. Walaupun baru dua hari terdaftar, kami langsung menyerahkan haknya. Dua anaknya kami beri beasiswa pendidikan hingga keduanya lulus pendidikan Strata 1 (S1),” kata Kakacab Raden Harry.

Sementara itu, peserta almarhum Yeremia Timang menerima santunan JKK senilai Rp150, 3 juta dan santunan JHT senilai Rp10,8 juta diterima ahli waris peserta atas nama Efraim Timang selaku kakak kandung peserta.​​​​​

Kegiatan lainnya di Harpelnas, yakni mengunjungi perusahaan-perusahaan  memiliki risiko kecelakaan kerja cukup tinggi.HGA

Komentar

News Feed