oleh

Tahun Ajaran Baru STPL Palu Terapkan PTM Terbatas

-Pendidikan-dibaca 61 kali

SULTENG RAYA- Hari ini, Senin (6/9/2021) Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPL) Palu memulai proses perkuliahan Tahun Akademik 2021/2022, dengan pelaksanaan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) secara terbatas, dengan menerpakan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama STPL Palu, Yeldi S Adel, mengatakan selain PTM terbatas, pihaknya juga melaksanakan perkuliahan secara daring bagi Mahasiswa yang berada di luar Kota.

Di tahun ajaran baru ini katanya, proses perkuliahan dilakukan secara Hybrid atau kombinasi antara perkuliahan daring dan luring.

Untuk memulai proses perkuliahan tersebut kata Yeldi, pihaknya akan menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan para praktisi yang ahli dalam bidang industri perikanan dan kelautan, untuk memberikan materi bagi mahasiswa STPL.

Baca Juga :   4 Oktober, Unismuh Palu Terapkan Kembali PTM

“Setelah semua tahapan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru yang di tutup dengan Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Program Pengenalan ilmu Perikanan dan Kelautan (P3L), maka sesuai dengan Kalender Akademik STPL Palu, di mulai pada tanggal 6 September secara daring dan luring,” katanya kepada Sulteng Raya, Ahad (5/6/2021).

“Secara teknis mahasiswa yang akan mengikuti perkulihaan secara luring (ofline) tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas ruang kelas, dengan penerapan prokes ketat, sedangkan Mahasiswa yang masih di kampung, belum bisa masuk ke Kota Palu oleh karena PPKM, maka dapat mengikuti proses perkuliahaan secara daring (online),” ucap Yeldi menambahkan.

Sementara itu, untuk mendukung proses perkuliahan secara daring agar tetap berjalan lancar, pihaknya menyediakan paket data gratis bagi dosen dan mahasiswa, pemberian bantuan tersebut kata Yeldi secara teknis diatur oleh Program Studi masing-masing.

Baca Juga :   Jelang PTM, SMPN 1 Palu Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Sekolah

“Akun zoom untuk media pembelajaran sudah kita sediakan banyak, dan juga kami telah berikan bantuan paket data kepada Dosen dan Mahasiswa, agar tidak ada lagi alasan terutama bagi Mahasiswa terkendala paket data, untuk tidak mengikuti perkuliahan,” katanya.

“Harapan kami, semoga perkulihaan  berjalan dengan efektif dan mahasiswa dapat menerima hak belajarnya dengan baik, meskipun kita masih berada pada situasi Pandemi Covid-19,” ucapnya.JAN

Komentar

News Feed