oleh

Bupati Banggai Lantik Direktur Perumda Air Minum

-Kab. Banggai-dibaca 83 kali

SULTENG RAYA – Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Banggai, Jumat (3/9/2021).

Diketahui, adapun nama-nama Direktur dan Direksi Perumda Air Minum Kabupaten Banggai yang baru dilantik masing-masing, Bachrudin Amir, SH (Direktur Utama Perumda), Ferdi Saajad, ST (Direktur Teknik), Moh. Rivai D. Karim (Direktur Administrasi dan Keuangan) dan Romy Botutihe, ST (Direktur Pelayanan).

Kegiatan itu, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Banggai Tentang Pengangkatan Direktur dan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Banggai, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Banggai, dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan.

Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin dalam sambutannya mengatakan, pelantikan itu merupakan bagian akhir dari suatu proses yang panjang dan menyita waktu, dalam proses rekrutmen yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai untuk pertama kalinya dilakukan melalui proses seleksi terbuka dengan mekanisme Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit And Proper Test) yang penjaringannya di mulai tanggal 5 Juli 2021.

Bupati menyebutkan, ada beberapa hal penting baik dari sisi internal maupun eksternal yang harus menjadi catatan dan perhatian oleh direktur baru dalam rangka penyehatan Perumda Kabupaten Banggai yaitu tingkat pendapatan Perumda yang terus merosot sehingga berdampak pada kemampuan operasional perusahaan dalam menutupi beban usaha.

“Tingginya tingkat kebocoran atau kehilangan air di atas ambang batas yang dapat ditoleransi, tingginya piutang usaha perusahaan yang berpengaruh pada pendapatan usaha, tingkat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat masih belum memenuhi standar kepuasan yang diinginkan khususnya berkaitan dengan kontinyuitas dan kualitas air bersih yang diproduksi dan didistribusikan,” sebut Bupati.

Lanjutnya, ketidakmampuan untuk melakukan investasi kembali (Re-Investasi) dalam bentuk pekerjaan infrastruktur jaringan baru melalui pendanaan secara mandiri. Efisiensi belum dilakukan secara maksimal untuk menekan besarnya biaya operasional perusahaan.

Selain itu, Karyawan tidak diberdayakan secara optimal sesuai dengan tugas dan fungsinya sehingga berpengaruh pada kinerja perusahaan secara keseluruhan. Karyawan jarang mendapat kesempatan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya dalam bentuk pelatihan teknis yang disesuaikan dengan tugas dan fungsinya.

“Hal-hal yang baru saya sampaikan di atas merupakan tantangan dan tugas berat yang harus mampu diselesaikan oleh seorang Direktur, dengan dukungan karyawan secara keseluruhan, peran karyawan menjadi sangat penting dalam sebuah perusahaan ketika dalam melaksanakan tugas dan fungsinya diikuti dengan kemampuan kompetensi,” jelasnya.

“Pesan saya kepada saudara-saudara jadikan jabatan ini sebagai tanggungjawab, kepercayaan dan amanah atas kompetensi dan kapasitas saudara, sehingga saudara-saudara lebih termotivasi untuk berbuat yang terbaik bagi perusahaan dan karyawan, selain itu seorang direktur harus menyadari bahwa keberhasilan dalam mengelola sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, tidak terlepas adanya dukungan, bantuan dan peran dari berbagai pihak, untuk itu bangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan stakeholder yang berkepentingan baik di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan,” tambahnya. Pelantikan yang berlangsung di ruang rapat umum Setda Kabupaten Banggai dihadiri Wakil Ketua I DPRD Hj. Batia Sisilia Hadjar, Kajari Banggai Masnur, Kabag Ops Laata, Kasdim  1308/LB Red Abner, Sekda Ir. Abdullah Ali, M.Si,  para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus, para Kabag Setda Banggai, para pimpinan OPD, Rektor Unismuh, pimpinan Perbankan, serta Tim Pansel Perumda. REY

Komentar

News Feed