oleh

Keuangan Diaudit BPK-Inspektorat, Direktur PT CNE: Kami Tidak Keberatan

-Ekonomi-dibaca 122 kali

SULTENG RAYA – Sejak pelaksanaan Rapat Umum Pemilik Saham (RUPS) Luar Biasa pada 19 Agustus 2021 lalu, hingga saat ini seluruh aktivitas keuangan PT Citra Nuansa Elok (CNE) dibekukan sementara oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu selaku pemegang saham mayoritas.

Menanggapi keputusan pemegang saham mayoritas tersebut, Direksi PT CNE tidak keberatan, khususnya pelaksanaan audit aktivitas keuangan perusahaan pengelola Mall Tatura Palu itu.

Direktur Utama PT CNE, Mohammad Sandiri La’anto, justru mengapresiasi langkah pemegang saham mayoritas tersebut.

Hanya saja, ia berharap, sembari menunggu hasil audit yang sedang dilakukan Inspektorat Kota Palu dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak pekan lalu itu, pembekuan keuangan tidak dilakukan secara keseluruhan, khususnya untuk biaya operasional, seperti pembayaran listrik dan pembayaran gaji karyawan.

“Kami sebagai direksi mengapresiasi, menghargai dan menghormati keputusan Wali Kota Palu selaku pemegang saham tersbesar di PT CNE. Saya kira kita tidak ada masalah kalau kita diperiksa. Ini juga untuk menjawab apa menjadi isu di masyarakat, terutama di warung kopi. Hanya saja kita butuh operasional dan gaji karyawan sekitar 15 orang. Dalam waktu dekat, kami akan mencoba menyurat ke pemegang saham mayoritas untuk dua kebutuhan mendesak itu (operasional dan gaji karyawan dapat dikecualikan,” kata Memet, sapaan akrab Mohammad Sandiri La’anto usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu di ruang rapat utama DPRD Kota Palu, Kamis (2/9/2021).

Baca Juga :   Pasar Murah, Bulog Gelontorkan Telur Hasil Serapan Peternak Lokal

Sebenarnya, kata dia, karena PT CNE adalah murni merupakan perseroan terbatas, bukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ataupun bagian dari Perusahaan Daerah (Perusda), maka seluruh aktivitasnya tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

“Sebelumnya, pada tanggal 29 Juni 2021, secara hukum sesuai mekanisme yang tertuang dalam UU Perseroan Terbatas, kita sudah melaporkan pertanggungjawaban kinerja maupun keuangan kepada pemagang saham dan sudah diterima. Pelaporan itu adalah hasil audit dari berdasarkan standar akuntansi keuangan yang diaudit oleh pihak eksternal dalam hal ini pihak akuntan publik. Meski begitu, sekali lagi kami tidak keberatan kalau Inspektorat dan BPK ingin audit,” jelasnya.

Baca Juga :   Telkomsel Meet & Greet Bersama Pelanggan Pamasuka

Sebagai informasi tambahahan, PT CNE murni adalah perseroan karena didirikan berdasarkan akta pendirian yang dikeluarkan notaris serta menggunakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Pendirian perseroan murni berbeda dengan pembentukan perusahaan daerah (Perusda) dan/atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Karena, pembentukan Perusda dan BUMD harus berdasarkan peraturan daerah (Perda), bukan dengan akta pendirian dikeluarkan notaris.

Hal tersebut, tertuang dalam pasal 331 ayat (1), (2) dan (3) UU PT. Pada ayat terserbut disebutkan, pendirian BUMD ditetapkan dengan Perda.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Palu membekukan sementara seluruh aktivitas keuangan PT Citra Nuansa Elok (CNE) selaku Badan Usaha Milik  Daerah (BUMD) pengelola New Mall Tatura (NTM) Palu.

Baca Juga :   EZ Deal Kalla Toyota, DP Murah, Cicilan Ringan

Keputusan tersebut berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di ruang pertemuan Bantaya, Gedung Kantor Wali Kota Palu, Kamis (19/8/2021).

“Sesuai hasil RUPS tadi yang dihadiri pemegang saham PT CNE, yakni Pemkot Palu dan Hidayat, maka untuk sementara semua aktivitas keuangan PT CNE dibekukan,” Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, usai RUPS.

Belum dipastikan lamanya waktu pembekuan aktivitas keuangan. Pasalnya, setelah diputuskan pembekuan sementara aktivitas keuangan PT CNE, seluruh aktivitas keuangan PT CNE akan dilakukan audit secara eksternal oleh Inspektorat Daerah Kota Palu dan Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP), sehingga pembekuan tersebut tergantung lamanya waktu audit.

“Auditnya tentang semua hal pengelolaan management PT CNE sebagai bentuk evaluasi,” ujarnya.HGA

News Feed