oleh

DPRD Palu RDP dengan Direksi PT CNE

-Kota Palu-dibaca 158 kali

SULTENG RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direksi PT Citra Nuansa Elok (CNE) di ruang sidang utama DPRD Kota Palu, Kamis (2/9/2021).

RDP tersebut untuk mendengar penjelasan terkait pembekuan sementara aktivitas keuangan PT CNE oleh Pemerintah Kota Palu selaku pemegang saham mayoritas.

Pantauan Sulteng Raya, RDP masih seputaran dasar hukum pembentukan PT CNE, penggunaan anggaran klaim asuransi, mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga alasan RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2021.

Rencananya, RDP kali kedua dilaksanakan pekan depan dengan menghadirkan para pemegang saham PT CNE, dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan H Hidayat.

Baca Juga :   HUT ke-43, Wali Kota: Mari Bersama Bangun Palu Lebih Baik

“Initinya, karena ini belum ada hasil, maka akan kita jadwalkan lagi RDP yang kedua pada minggu depan,” kata Pimpinan RDP, Erman Lakuana.

Sebagai informasi tambahan, Pemkot Palu masih menjadi pemegang saham mayoritas yang memiliki 545.690 lembar saham atau sebesar 98,7 persen, dengan nilai saham Rp54,5 miliar lebih. Sedangkan H Hidayat memiliki 7.501 lembar saham atau 1,36 persen dengan nilai saham  Rp750,1 juta.

Saham Pemkot Palu berupa aset dalam bentuk tanah bekas terminal yang seiring berjalannya waktu mengalami penyusutan dari 17.000 meter persegi kepemilikan menjadi 11.000 meter persegi.

Terungkap pada RDP tersebut, penyusutan nilai aset milik Pemkot tersebut lantaran sekitar 6.000 meter persegi telah berubah status menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM), khususnya rukoa di samping kiri dan kanan lokasi eks Mall Tatura Palu.

Baca Juga :   PKBM Kanamapande Akan Gelar Pameran Kreativitas

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Palu membekukan sementara seluruh aktivitas keuangan PT Citra Nuansa Elok (CNE) selaku Badan Usaha Milik  Daerah (BUMD) pengelola New Mall Tatura (NTM) Palu.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di ruang pertemuan Bantaya, Gedung Kantor Wali Kota Palu, Kamis (19/8/2021).

“Sesuai hasil RUPS tadi yang dihadiri pemegang saham PT CNE, yakni Pemkot Palu dan Hidayat, maka untuk sementara semua aktivitas keuangan PT CNE dibekukan,” Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, usai RUPS.

Belum dipastikan lamanya waktu pembekuan aktivitas keuangan. Pasalnya, setelah diputuskan pembekuan sementara aktivitas keuangan PT CNE, seluruh aktivitas keuangan PT CNE akan dilakukan audit secara eksternal oleh Inspektorat Daerah Kota Palu dan Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP), sehingga pembekuan tersebut tergantung lamanya waktu audit.

Baca Juga :   Gubernur Rusdy Mastura Pimpin Upacara HUT ke-43 Kota Palu

“Auditnya tentang semua hal pengelolaan management PT CNE sebagai bentuk evaluasi,” ujarnya.HGA/NDY

Komentar

News Feed