oleh

Dirjen Dikti: Pertukaran Mahasiswa Membangun Kompetensi Bersifat Kebhinekaan

-Pendidikan-dibaca 99 kali

SULTENG RAYA-Direktur Jenderal Perguruan Tinggi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng, mengatakan Program Kampus Merdeka adalah salah satu program penting yang ada di Kemendikbud.

Dimana salah satu program didalamnya adalah adanya pertukaran mahasiswa untuk membangun kompetensi yang bersifat kebhineka tunggal ika untuk mahasiswa lintas dalam dan luar negeri. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan penerimaan dan pelepasan mahasiswa di Untad, Program Mahasiswa Merdeka Belajar 2021 via daring. Rabu (1/9/2021). 

Katanya, program ini lahir dengan kebutuhan dan keniscayaan, karena perkembangan teknologi yang pesat yang mengharuskan perguruan tinggi berani bertransformasi. Dinamika ini berpengaruh dengan banyaknya pekerjaan yang mulai hilang, dan lahirnya pekerjaan baru yang tidak bisa prediksi, sehingga penting untuk mendorong kreativitas dan inovasi serta kompetensi yang adaptif, problem solver dan juga akhlak mulia untuk mahasiswa.

Baca Juga :   Presiden Minta Mahasiswa Gerakkan Masyarakat Ikut Vaksin

“Program ini diharapkan mampu melahirkan mahasiswa dengan poin-poin tersebut dengan dilaksanakannya pertukaran mahasiswa untuk membangun kompetensi yang bersifat kebhineka tunggal ika untuk mahasiswa lintas dalam dan luar negeri. Pada hari ini sekitar 235 mahasiswa akan belajar di Untad yang sangat bagus, jika interaksi antar mahasiswa terjalin dengan baik. Semoga program ini berjalan dengan lancer, sehingga cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini dapat terwujud untuk Indonesia Emas kedepannya,” ujar Prof. Nizzam.

Di kesempatan yang sama, Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP mengapersiasi pihak Akademik Untad yang dapat mengambil peluang untuk melaksanakan program  ini di Universitas Tadulako.

“Hari ini adalah hari yang baik, karena kita bisa melaksanakan program yang luar biasa yang tentu memberikan makna penting sebagai perguruan tinggi yang sama-sama menjalankan Tridharma,”ujar rektor.

Baca Juga :   Unismuh Palu Titik Utama Gerai Vaksinasi Merdeka di Kota Palu

Katanya, program ini adalah program unggulan sehingga selaku Rektor mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Universitas Tadulako Bidang Akademik secara keseluruhan yang telah merespon dan menangkap peluang yang ditawarkan oleh kemendikbud.

Dimana katanya, Untad telah menjalankan beberapa program kemendikbud diantaranya hibah kerjasama implementasi kurikulum dalam MBKM yang diperoleh 6 prodi Untad. Kemudian Hibah Program Kompetisi MBKM, serta Hibah Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi oleh 3 Prodi.

Untad juga telah melakukan penandatangan MoU 37 Perguruan Tinggi (PT) untuk siap melaksanakan MBKM. “Saya berharap kepada semua pihak di Untad, sebagai tuan rumah, kita akan menerima mahasiswa dari berbagai PT sehingga penting untuk memberikan yang terbaik, agar setiap mahasiswa optimal dalam mempelajari atmsofer akademik di Untad. Saya juga menitip harap kepada Mahasiswa Untad yang akan belajar diberbagai PT di luar Sulawesi agar menggunakan kesempatan ini dengan baik,” pesan Prof. Mahfudz.

Baca Juga :   Unismuh Palu Buka Penerimaan Maba Gelombang ke-3

Usai sambutan, Acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Dr. sc.agr. Aiyen Tjoa selaku Dosen Agroteknologi – Fakultas Pertanian Untad dengan judul “Memupuk Pandangan Global ; Mempersiapkan Kehidupan & Karir Global. ENG

Komentar

News Feed