oleh

Untad Terima dan Lepas Program Mahasiswa Merdeka Belajar 2021

-Pendidikan-dibaca 121 kali

SULTENG RAYA- Universitas Tadulako (Untad) telah menerima sebanyak 235 mahasiswa berasal dari 20 perguruan tinggi yang ada di Indonesia, dan sekaligus mengirim sebanyak 231 mahasiswa  ke 31 perguruan tinggi di luar Pulau Sulawesi dalam program Mahasiswa Merdeka Belajar 2021.

Dalam laporan Koordinator Pusat Pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Untad,  Anan Wahid Muhammadiyah Ph.D mengatakan, para mahasiswa tersebut adalah mahasiswa pilihan dari puluhan ribu yang beruntung menggunakan kesempatan itu.

Pertukaran mahasiswa merdeka merupakan pertukaran mahasiswa selama satu semester, dari klaster daerah satu ke klaster daerah lainnya yang memberikan pengalaman khebinekaan dan sistem alih kredit sebanyak 20 SKS.

Kali ini katanya, dengan mengambil tema, “Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya” dengan tujuan mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan soft skill bagi mahasiswa, agar mampu berbaur dengan berbagai latar belakang untuk meningkatkan nilai persatuan dan nasionalisme.

Baca Juga :   Pekan Depan Akbid Cendrawasih Palu Terapkan Kembali PTM Terbatas

Memberikan pengalaman belajar di perguruan tinggi lain, dengan sistem alih kredit untuk memperkuat kompetensi. “Ini sesuai dengan kurikulum program studi, serta memperluas kompetensi yang boleh jadi mata kuliahnya relevan, tapi berasal dari luar program studi,”jelas Anan Wahid Muhammadiyah, Rabu (1/9/2021). 

Selanjutnya, bahwa pertukaran mahasiswa merdeka ini, juga bertujuan untuk memberikan pengalaman kebhinekaan melalui berbagai modul nusantara. “Khusus pertukaran mahasiswa merdeka ini, Untad menerima sebanyak 235 mahasiswa berasal dari 20 perguruan tinggi, selain itu Untad juga mengirim mahasiswanya sebanyak 231 mahasiswa  ke 31 perguruan tinggi. Mahasiswa-mahasiswa tersebut adalah mahasiswa pilihan dari puluhan ribu yang beruntung menggunakan kesempatan ini,”sebutnya.

Idealnya katanya, kesempatan ini dilaksanakan secara luring, dalam skema satu luring 20 SKS, skema dua luring 10 SKS selebihnya 10 SKS di perguruan tinggi asal, dan skema berikutnya luring 10 SKS selebihnya ada di berbagai perguruan tinggi.

Baca Juga :   Jelang PTM, SMPN 1 Palu Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Sekolah

Untad juga katanya telah mendaftarkan 172 mata kuliah unggulan dan melibatkan minimal 350 dosen mata kuliah unggulan. Ada 25 dosen modul unggulan nusantara, serta di situ terbagai 12 kelas, 12 mentor mahasiswa.

“Alhamdulillah MBKM di Untad telah berjalan, dan perlu support semua unsur pimpinan untuk mencapai IKU yang relevan, yang telah ditarget Untad untuk  MBKM-MBKM lain yang dibangun dengan kerjasama kemitraan lewat universitas, fakultas, maupun program studi,”ujarnya lagi.

Katanya, beberapa regulasi yang telah dikeluarkan oleh rektor, dirasa memudahkan dan merupakan bukti kalau Untad sangat mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, ini sebagai konsekuensi kewajiban perguruan tinggi sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 Pasal 18. ENG

Komentar

News Feed