oleh

Komitmen Kapolri Tuntaskan Masalah Terorisme di Poso

-Kab. Poso-dibaca 157 kali

SULTENG RAYA – Dengan adanya pergantian Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) dari Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso kepada Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi, maka secara otomatis Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO) Madago Raya dilanjutkan oleh mantan Kapolda Jawa Barat itu.

Tentunya, akan banyak pihak yang menaruh harapan kepada Rudy Sufahriadi dengan pengalaman yang dimiliki dimana sebelumnya pernah menjabat Kapolres Poso kurun waktu 2005-2007 dan Kapolda Sulteng periode 2016-2018 yang sudah diperhadapkan dengan masalah terorisme di Kabupaten Poso.

Persoalan di Kabupaten Poso tidaklah asing bagi Rudy Sufahriadi dan tanpa alasan Kapolri menunjuk kembali Pati bintang dua itu untuk menyelesaikan masalah terorisme yang ada di Sulawesi Tengah.

Baca Juga :   SMKN 2 Poso Layani Jual Beli Produk Hasil Karya Pelajar

Pengamat dan peneliti Terorisme Sulteng, Dr. Lukman S. Tahir sangat menaruh harapan dengan kembalinya Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi memimpin Polda Sulteng.

“Hadirnya Rudy Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng patut diapresiasi, bahwa ada komitmen luar biasa dari Kapolri untuk menyelesaikan masalah teorisme yang ada di Poso,” ujar Dr. Lukman S. Tahir, Selasa (31/8/2021) di Palu.

Akademisi Universitas Islam Negeri Datokarama Palu itu mengatakan, Rudy yang pernah menjadi Kapolres Poso dan Kapolda Sulteng itu tentu lebih mengenal kondisi geografis, Sosial dan Phisikologis masyarakat Poso khususnya dan Sulteng pada umumnya.

Sehingga kehadirannya kata Lukman, bisa mempercepat proses penyelesaian dan ada progress dalam penanganan terorisme yang ada di Poso.

Baca Juga :   Jasa Raharja Serahkan Santunan ke Ahli Waris Lakalantas Pandiri Rp50 Juta

“Saya pribadi optimis atas kembali hadirnya untuk kedua kalinya Rudy Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng,“ kata mantan Sekjen PB Alkhairaat itu.

Lukman optimis pula, Rudy Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng bisa menuntaskan perburuan enam orang sisa DPO teroris Poso.

“Kedepan Rudy bisa menyelesaikan enam orang sisa DPO teroris Poso ini, akselarasi penyelesaian Poso bisa terlihat dan terselesaikan,” jelasnya.

Lukman juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Rudy. “Kita menunggu kerja-kerja lebih produktif dan lebih dinamis, terkait persoalan terorisme yang ada di Poso,” ujarnya.

Sementara, AKBP Bronto Budiyono selaku Wakasatgas Humas Ops Madago Raya mengatakan, walaupun terjadi pergantian PJKO Operasi Madago Raya, Satuan tugas yang ada di lapangan tidak pernah mengendorkan pencarian terhadap sisa DPO teroris Poso.

Baca Juga :   Jasa Raharja Serahkan Santunan ke Ahli Waris Lakalantas Pandiri Rp50 Juta

“Perburuan terus diintensifkan terhadap enam DPO teroris Poso, terlebih masyarakat Kabupaten Poso, Parimo dan Sigi serta Sulawesi Tengah saat ini telah bulat untuk menolak segala bentuk paham radikalisme dan terorisme yang ada di Kabupaten Poso dan sekitarnya serta mereka siap membantu aparat TNI-Polri yang tergabung dalam satgas Madago Raya,” jelas Wakasatgas Humas. */YAT

Komentar

News Feed