oleh

SKIMP Palu Optimalkan Pelayanan Online

-Kota Palu-dibaca 148 kali

SULTENG RAYA – Selama masa pandemi Covid-19, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palu, berupaya mengoptimalkan pelayanan secara online bagi pelaku usaha atau para pembudidaya di bidang perikanan.

Pelaksana Koordinasi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi SKIPM Palu, Irmawan Syafitrianto, mengatakan, sebenarnya, sebelum pandemi, pelayanan online sudah dilakukan. Hanya saja, kata dia, dengan kondisi pandemi saat sekarang, pihaknya berupaya semakin dimaksimalkan, sehingga pelayanan lebih transparan.

Ia berharap, dengan optimalisasi pelayanan online tersebut, kiranya dapat mengurangi risiko korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), karena petugas maupun pengguna layanan tidak tatap muka.

“Pelayanan online sebelum pandemi kami sudah lakukan, kecuali inspeksi yang mengharuskan kami untuk kunjungan langsung ke pabrik itu tetap offline, tetapi kalau jaringan internet bagus kami upayakan sistem remote melalui zoom atau virtual,” kata Irmawan syafitrianto, Selasa (31/8/2021).

Baca Juga :   Lurah Boyaoge Rangkul RT/RW Tuntaskan Masalah Kebersihan

Ia menjelaskan, dalam standar internasional ISO 9001 itu diatur dalam klausal ‘ketidakberpihakan’ risiko yang mungkin muncul harus diidentifikasi, diukur dan cegah.

“Maka, dengan penggunaan aplikasi salah satu tujuannya untuk mencegah keberpihakan,” katanya.

Adapun beberapa pelayanan online yaitu untuk layanan sertifikat HACCP dapat mengunjungi laman http://haccp.bkipm.kkp.go.id, layanan sertifikat pengiriman domestik keluar atau masuk dan ekspor atau impor dapat mengunjungi laman http://ppk.bkipm.kkp.go.id, serta layanan penerbitan sertifikat instalasi karantina  atau cara karantina ikan yang baik dapat mengujingi lama http://ckib.bkipm.kkp.go.id.

“Nah, jika ada kejadian wabah penyakit  ikan, pembudidaya dan penyuluh bisa manfaatkan aplikasi internal SKIPM Palu, untuk dowloadnya dapat melalui link https://apkpure.com/id/pasigalamu/id.pakode.bususisigap. Nah, aplikasi ini sudah ada sejak tahun 2019 dan sampai sekarang terus kami benahi sudah sampai versi 3,” ucapnya.ULU

Komentar

News Feed