oleh

PHRI: Okupansi Hotel di Sulteng Hanya 20 Persen

-Kota Palu-dibaca 56 kali

SULTENG RAYA – BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulteng  menyebutkan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pertumbuhan okupansi hotel di Sulawesi Tengah baru mencapai kurang lebih sebesar 15 persen sampai 20 persen.

Hal itu dikatakan Ketua BPD PHRI Sulteng, Fery Taula, Senin (30/8/2021).

Fery menjelaskan, imbas dari kebijakan itu berdampak sangat besar terhadap pendapatan bisnis sektor tersebut. Ditambah lagi, berbagai kegiatan yang dilaksanakan di restoran besar saat ini masih dibatasi hingga berujung penundaan.

“Okupansi restoran terbilang turun sekali, bahkan presentasinya terhitung anjlok 0 persen. Kini memang hanya penyediaan kamar saja yang diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas sesuai aturan berlaku selama PPKM,” ungkapnya.

Baca Juga :   Antusias Ikuti Vaksinasi, Percepat Wujudkan Herd Immunity

Pihaknya juga telah menyiapkan beberapa skema jika kondisi semakin parah yang diakibatkan PPKM. Salah satunya adalah berharap pelonggaran kepada pemerintah Kota Palu terkait dengan aktivitas usaha guna menunjang ekonomi masyarakat.

“Tetapi tentunya harus sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Jadi dunia usaha bukan ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Ancaman sesungguhnya ialah kelalaian atau ketidakpatuhan masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, ia pun meminta pengawasan ketat minimal dari Satgas Covid 19 tingkat kelurahan. Kemudian, Fery mengatakan untuk pelaksaan iven besar khusus yang diselenggarakan di restoran harus tetap diawasi secara langsung. “Memang jika ingin jalan berdampingan antara dunia usaha dengan prokes butuh kerjasama semua pihak. Sebab dunia usaha yang bergerak tentu akan mendukung kesejahteraan karyawan,” ujarnya menambahkan.RHT

Komentar

News Feed