oleh

Sikola Mombine Dorong Transfer Anggaran Berbasis Ekologis di Tolitoli

-Kab. Tolitoli-dibaca 128 kali

SULTENG RAYA – Sikola Mombine memperkenalkan skema transfer anggaran kabupaten berbasis ekologis di Kabupaten Tolitoli melalui workshop yang dilakukan secara online dan offline, Jumat (27/8/2021).

Hadir sebagai Narasumber pada workshop tersebut, Kabid Perencanaan  umum dan Pengendalian Pembangunan Bappeda Tolitoli,  Fahsant Saleng, Indonesian Budget Center (IBC), Mia Rosmiati, perwakilan Karsa Institute,  Edi Wicaksono dan Manager Advokasi dan Pendampingan Sikola Mombine, Maryam.

Dalam pemaparannya, Maryam menjelaskan bahwa ada empat alasan skema ini didorong di Tolitoli. Pertama,  Tolitoli memiliki kawasan hutan yang cukup luas yang harus dijaga dan dikelola secara berkelanjutan untuk menopang perekonomian daerah dan ruang makhluk hidup di dalamnya. Kedua, menurunnya kualitas lingkungan hidup dan kerentanan wilayah Tolitoli terhadap bencana banjir kota, tanah longsor, gempa dan bajir Rob. Ketiga, pemerintah Tolitoli memiliki komitmen yang baik untuk pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan yang tertuang dalam Visi-Misi dan RPJMD 2021-2026, tetapi belum ada skema insentif transfer fiskal untuk mendukung pencapaian itu. Keempat, pembagian Alokasi Dana Desa (ADD) yang masih bersifat merata dan afirmasi.

Baca Juga :   Kanwil Sulteng Sosialisasi PMA 13/2021 di Kemenag Tolitoli

“Tolitoli masih berpeluang untuk mengembangkan skema transfer fiskal berbasis ekologis,”kata Maryam.

Skema transfer anggaran berbasis ekologis mendapat respon positif dari pemerintah kabupaten Tolitoli. Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan, Muhammad Nur Munawar dalam sambutannya mengatakan, pemerintah Kabupaten Tolitoli mendorong Tolitoli Hijau, sehingga skema transfer fiskal berbasis ekologis akan mendukung terwujudnya Tolitoli Hijau .  Muhammad Nur Munawar juga mengatakan akan bekerja sama dengan Sikola Mombine agar skema ini dapat diimplementasikan di Kabupaten Tolitoli.

Workshop transfer anggaran berbasis ekologis diikuti oleh peserta dari Tolitoli, Palu, Sigi dan Jakarta. Workshop ini juga menghadirkan sejumlah OPD-OPD terkait di Kabupaten Tolitoli, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pembangunan Masyarakat Desa (DPMD), Bappeda, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), dan Dinas Koperasi dan UMKM. *WAN

Komentar

News Feed