oleh

Gempa Guncang Touna, BPBD Dirikan Tenda Darurat di Rujab Bupati

SULTENG RAYA – Gempa bumi berkuatan 5.8 magnitudo kembali menguncang Kabupaten Tojo Unauna, sekitar pukul 09:14:19 WIB pada Kamis 26 Agustus 2021.

Dikutip dari laman resmi BMKG, bahwa pusat gempa berada pada  0,70 LS-121,51 BT atau 44 kilometer Barat Laut Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 KM.

BMKG menyampaikan gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami, namun diingatkan untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una, Muhammad Fadli yang ditemui awak media ini di lokasi pengungsian pascagempa mengatakan, saat ini BPBD tengah mendirikan tenda darurat untuk para pengungsi di halaman rumah jabatan bupati (Rujab).

“Kami juga akan mendirikan dapur umum,” ujarnya. Untuk diketahui, hingga pukul 16:50 Wita BPBD Tojo Una-Una baru menerima data kerusakan dan korban gempa yang ada di wilayah tiga Kecamatan, yaitu Ampana Kota, Ratolindo dan Ampana Tete.

Sedikitnya ada 20 unit bangunan yang rusak ringan, satu rusak sedang dan dua rusak berat, total 23 unit. “Itu termasuk fasilitas umum,” ungkap Muhammad Fadli. Adapun korban jiwa satu orang dan luka ringan satu orang.

Korban jiwa diketahui, bernama Alfia Alkarina Lapangandong asal Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota,Kabupaten Tojo Una-Una. Alfia merupakan putri Kelas Satu SDN 9 Kecamatan Ampana Kota, anak dari Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Tojo Una-Una Fitriyani Sayontu.

Pantauan di lapangan hingga pukul 22.00 Wita, warga dari berbagai kelurahan yang ada di Kecamatan Ampana Kota dan Kecamatan Ratolindo masih terus berdatangan untuk mengungsi di lokasi rumah jabatan bupati yang disiapkan pemerintah daerah.

Tampak hadir dalam membantu BPBD menyiapkan fasilitas tenda  para pengungsi, Camat Ampana Kota Syaiful Mohammad, Kabag Humas dan Protokeler, Mahdi, S.P, Satuan Polisi Pamong Praja, Tagana, dan Orari Kabupaten Tojo Una-Una. BD

Komentar

News Feed