oleh

Pemda Banggai Panen Perdana Program Family Farming

-Kab. Banggai-dibaca 84 kali

SULTENG RAYA – Bupati Banggai, Amirudin bersama Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin M melakukan panen perdana cabe merah dan tomat kegiatan pertanian keluarga (Family Farming) di Desa Lumpoknyo, Kecamatan Luwuk Keles, Kabupaten Banggai, Kamis (26/8/2021).
Kegiatan panen raya itu merupakan output dari program pemerintah yang dialokasikan untuk bantuan ketahanan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai dan Dinas Pangan Provinsi Sulteng.
Ada dua Kelompok Tani sebagai penerima manfaat dari program ini diantaranya, yakni Kelompok Kembang Tani Desa Lumpoknyo (20 Orang) dan Kelompok Cahaya Tani Desa Salodik (20 Orang).
Bupati Banggai, Amirudin, mengatakan, rasa senangnya dan bangganya terhadap kelompok tani Desa Lumpoknyo dan salodik atas hasil yang di capai.
“Saya sangat senang dan bangga, terhadap kelompok tani 2 desa ini, kita bisa panen cabe merah dan tomat perdana, panen perdana ini jadikan motivasi untuk lebih baik lagi kedepan, agar program yang pemerintah alokasikan betul betul membawa asas manfaat yang baik bagi petani, minimal untuk keluarga, perihal teknis yang telah disampaikan dan disosialisasikan oleh para PPL kita itu harus diterapkan dalam pengelolaan dan manajemen pertanian, sehingga bisa lebih maksimal lagi kedepan,” kata Bupati.
“Saya berharap untuk Desa Lumpoknyo dan Salodik Kedepan kita mendorong dibentuknya Bumdes, selain pemasaran, pemerintah juga akan dorong bantuan 500 juta untuk Bumdes apabila berkembang baik dan terkelola secara profesional, pemerintah juga akan mendorong Kredit KUR di BRI untuk petani kelompok desa lumpoknyo dan salodik ini, apabila berminat untuk KUR saya
Bupati berpesan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan seluruh Dinas teknis pada umumnya bahwa, seluruh bantuan yang di alokasikan oleh Pemerintah adalah gratis.
“Apabila ada oknum ASN yang memperjualbelikan Bantuan ini kepada kelompok laporkan ke saya, saya akan tindak dengan tegas, banyak laporan ke saya dinas mempermainkan bantuan-bantuan yang diberikan kepada kelompok misalnya bantuan traktor, itu kelompok harus bayar dulu ke dinas, kemudian bantuan itu di alokasikan, bagi yang tidak bayar tidak dapat bantuan, hal-hal seperti ini yang saya sangat tekankan, saya tidak mau hal seperti itu terjadi di pemerintahan kami, akan saya tindak tegas apabila saya dapatkan, katanya.*/REY

Komentar

News Feed