oleh

Pemda Banggai Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi 2021

-Kab. Banggai-dibaca 104 kali

Sekretaris Daerah Banggai, Ir. Abdullah Ali, M.Si mengikuti secara langsung melalui zoom/virtual acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021 dengan Tema “Mendorong Peningkatan Peran UMKM Pangan Melalui Optimalisasi Digitalisasi untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Harga Pangan yang dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Turut Hadir Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, Gubernur Bank Indonesia Perry Wardjio, Ketua BPK RI, Agung Firman, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sekaligus Ketua Tim Penggerak Inflasi Pusat, Airlangga Hartarto, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua Otoritas Jasa Keuangan, serta Gubernur, Bupati dan Walikota se- Indonesia.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Umum Setda Kab. Banggai. Turut hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Drs. H. Alfian Djibran, MM, Kepala Dinas TPHP Ir. H. Jamhar, Pimpinan Cabang Bulog La Ode Suleman,serta Kabag Ekonomi Setda Banggai, Rohdiana.

Mengawali Acara, Gubernur Bank Indonesia
menyampaikan beberapa laporan, diantaranya laporan sampai dengan Juli 2021 inflasi terjaga rendah di hampir seluruh daerah dan secara nasional tercatat 1,52 %, dan dengan terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah serta belum kuatnya permintaan serta ketersediaan pasokan, BI perkirakan inflasi pada tahun 2021 dan 2022 akan terjaga dalam kisaran sasaran yaitu 3% Plus minus 1%, meskipun resiko kenaikan inflasi pada tahun 2022 perlu diantisipasi dengan kenaikan domistik dan harga komoditas dunia.” Kami menyampaikan apresiasi kepada bapak Menko Perekonomian selaku Ketua Pengendalian Inflasi Pusat, Para Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota atas sinergi yang telah bersama sama dalam mewujudkan stabilitas harga sehingga mendukung upaya pemulihan ekonomi indonesia dan menjaga kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :   Kapolres Dukung Atlet Berlaga di Kejuaraan Karate INKAI Banggai

Selanjutnya berjalan dengan Tema pada diskusi Rakornas hari ini hemat kami khususnya harga pangan perlu kita jaga momentum untuk memperkuat peran UMKM Pangan dalam rangka pemulihan ekonomi indonesia dan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya Sambutan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sekaligus membuka dengan resmi Rapat Koordinasi Nasional Inflasi Tahun 2021. Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menyampaikan di antaranya kita wajib bersyukur meskipun masih menghadapi ketidakpastian perekonomian negara ksemakin membaik. “Kita tetap terus menjaga kewaspadaan dan alhamdulillah di kwarta kedua di tahun 2021, kita mampu tumbuh 7,07% dengan tingkat inflasi yang terkendali dengan angka 1,52%, angka inflasi itu jauh lebih dari target inflasi 2021 yaitu 3%, tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang juga bukan hal yang menggembirakan karena bisa saja mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas mobilitas,” kata Presiden. Sementara di kwarta ketiga 2021 kita juga tetap waspada dan hati-hati mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, penyebaran Covid-19 tetap harus kita kerjakan dan harus bisa kita kendalikan dan masyarakat yang rentan harus bisa kita kendalikan, daya beli masyarakat harus di tingkatkan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :   Polres Banggai Bagi-Bagi Stiker dan Masker

Pada kesempatan itu, presiden menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian TPIP dan TPID.

Pertama, jaga terus ketersediaan stok dan stabilitas harga barang dan utamanya barang kebutuhan pokok dalam kondisi masyarakat yang menurun dan stabilitas harga pangan sangatlah penting.

Kedua, presiden berharap kepada TPIP dan TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja tetapi harus juga proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh semakin produktif.

Ketiga, Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian karena di tengah pandemi ini menjadi sektor unggulan bisa bergerak produktif dan melibatkan banyak tenaga kerja.

“Alhamdulillah di kwarta pertama 2021 di sektor pertanian mampu tumbuh positif patut kita syukuri tumbuh positif 2,95% dan di kwarta kedua masih kembali tumbuh positif di angka 0,38% dan saya yakin di kwarta ketiga sektor pertanian masih bisa tumbuh lebih baik lagi karena potensi pasar masih sangat besar baik di dalam negeri maupun ekspor keluar,” tutup Presiden Jokowi.*/Rey

Komentar

News Feed