oleh

Politisi PKS Dukung Pembentukan DOB Donggala Utara

-Kab. Donggala-dibaca 316 kali

SULTENG RAYA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H.M. Tahir H Siri mengapresiasi respon Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura  yang mendukung pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Donggala Utara (DUTA). Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, dukungan terhadap pembentukan Donggala Utara sudah diutarakan sejak masih menjabat anggota DPRD Donggala.  

“Secara pribadi saya sangat mendukung pemekaran DUTA sejak saya masih anggota DPRD Donggala dan tidak ada satupun Dewan Donggala waktu itu yang tidak setuju untuk pemekaran DUTA,”kata Tahir H Siri, saat dihubungi, Kamis (26/8/2021).

Hanya saja kata Tahir,  perjuangan pemekaran DOB Donggala Utara masih panjang, karena hingga saat ini belum ada persetujuan dari Bupati Donggala.

“Prosesnya harus ada persetujuan DPRD Donggala dengan Bupati Donggala.  Tetapi, sampai saat ini kan pak Bupati tidak menyetujui pemekaran DUTA,”katanya.

Menurut Tahir,  persetujuan DPRD Donggala dan Bupati Donggala menjadi dasar untuk proses selanjutnya di DPRD Provinsi Sulteng dan Gubernur Sulteng. Setelah itu,  diteruskan ke Pusat untuk dimasukkan di Prolegnas DPR RI.

Baca Juga :   Pelabuhan Donggala Diproyeksi Jadi Simpul Pelayaran Nasional

Sebagai wakil rakyat, Tahir H Siri mendorong agar Bupati Donggala segera menyetujui pembentukan DOB Donggala Utara, karena proses yang harus dilalui masih panjang.

“Seharusnya pak Bupati, setuju saja. Karena prosesnya lama. Mungkin saja sudah berakhir masa jabatan pak Bupati, belum mekar juga, apalagi sekarang masih moratorium. Di pusat pun masih ada beberapa daerah menunggu, walaupun berkasnya sudah masuk di Prolegnas,”jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mendukung pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Donggala Utara dalam rangka mempercepat kemajuan daerah, memaksimalkan pelayanan pemerintahan, dan mempercepat kesejahteraan masyarakat.

“Kalau daerah ini terbentuk, akan banyak tenaga kerja yang terserap, ekonomi kita akan cepat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera kita wujudkan,” kata Rusdy Mastura saat menerima audience forum Pembentukan Kabupaten Donggala Utara (Duta) di ruang kerjanya, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga :   Mahasiswa UAI Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Labuan

Sejumlah tokoh yang hadir pada pertemuan tersebut diantaranya, Ketua Forum Pembentukan Donggala Utara (Duta) Adha Nadjemuddin didampingi Sekretaris Forum Duta Yasin Lataka, Ketua Dewan Inisiator Forum Duta Syafrudin Mahyudin serta tokoh masyarakat Amin Thahir.

Gubernur Rusdy Mastura menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan membantu Forum Duta agar seluruh syarat terbentuknya sebuah DOB segera dilengkapi.

“Saya akan keluarkan rekomendasi pembentukan Donggala Utara,” katanya.

Rusdy mengatakan, untuk mendukung percepatan pembangunan di kawasan Donggala Utara terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara, pemerintah provinsi akan segera membangun jalan standar nasional yang menghubungkan Tambu dan Kasimbar di Kabupaten Parigi Moutong.

“Kita juga akan bangun pelabuhan di Tambu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Duta Adha Nadjemuddin mengatakan seluruh dokumen kajian pembentukan Donggala Utara telah disusun oleh tim akademisi dari Universitas Tadulako sejak 2014.

Dokumen kajian tersebut langsung diserahkan ke Gubernur Rusdy Mastura disaksikan pengurus Forum Duta lainnya.

Baca Juga :   Peserta Diharapkan Miliki Daya Tangkal dan Jadi Role Model

Adha Nadjemuddin mengatakan dari sisi kajian akademik, dukungan masyarakat melalui Badan Perwakilan Desa dan kepala desa serta peta wilayah dan rekomendasi DPRD Donggala telah terpenuhi.

Hanya saja kata dia, Forum Duta belum mengantongi rekomendasi dari bupati Donggala.

“Kami juga tidak tahu apa alasan yang mendasar sehingga Bupati Donggala belum mau mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Donggala Utara ini,” katanya.

Perjuangan Pembentukan Kabupaten Donggala Utara telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu dan baru rampung kajian akademisnya pada 2014.

Usulan pembentukan Donggala Utara tersebut muncul karena secara geografis memiliki jarak yang cukup jauh dengan ibu kota Kabupaten Donggala di Banawa bahkan untuk menuju Banawa harus melintas di ibukota provinsi, Kota Palu.

Wilayah Donggala Utara dalam usulan tersebut terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara. WAN

Komentar

News Feed