oleh

Gubernur Sulteng Paparkan Potensi SDA Sulteng di Seminar Faberta

-Kota Palu-dibaca 145 kali

SULTENG RAYA-Gubernur Sulawesi Tengah  H. Rusdy Mastura, menjadi narasumber pada Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian (Faberta) Universitas Tadulako (Untad) dengan topik “Wilayah Sulawesi Tengah Menjadi Food Estate Dalam Rangka Ketahanan Pangan”.

Semeninar tersebut dilaksanakan secara Webinar dalam rangka Diesnatalis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Kamis (26/8/2021)

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura didampingi Kadis Pertanian dan Holtikultura Ir. Trie Lamakampali, MM, dan Dosen Fakultas Pertania Nur Sangaji. Dalam seminar itu, Gubernur Sulteng  menyampaikan, bahwa Sulawesi Tengah adalah provinsi yang kaya dengan memiliki delapan jenis tambang, dan potensi pertanian yang sangat besar apabila dibandingkan dengan provinsi lainya.

Selain itu, provinsi Sulawesi Tengah juga katanya memiliki potensi yang sangat tinggi untuk pengembangan pertanian dengan  komoditas unggulan yang dapat di kembangkan berupa  tanaman pangan beras, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar dan sukun. Tanaman buah-buahan seperti manggis, durian, salak, dan Tanaman perkebunan berupa kelapa, coklat kelapa sawit akan menjadi potensi Provinsi Sulawesi Tengah kedepan.

Baca Juga :   PKM STIKES WN Palu Latih Pembuatan Ecochair kepada Warga Tondo

“Untuk meningkatkan kapasitas petani tahun depan, kita membangun pilot project untuk  500 desa di Provinsi Sulawesi Tengah untuk program Smart Vilagge yang akan menunjang pertanian kita, sehingga berapa tahun kedepan ada loncatan kualitas petani di Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Rusdy Mastura pada seminar  tersebut.

Untuk meningkatkan distribusi hasil  pertanian sesuai Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, ia telah meminta Kepala Dinas PU membuka akses jalan ke daerah yang pengembangan potensi pertanian di Sulawesi Tengah untuk mendukung pengembangan food estate di wilayah Sulawesi Tengah yang berkelanjutan, dalam  keseimbangan ekonomi, pertumbuhan ekonomi, lingkungan hidup dan sosial yang adil dan sejahtera.

Baca Juga :   Lantik Jajaran Direksi, Gubernur Minta Perusda Kelola Potensi Daerah

Mantan Walikota Palu ini melanjutkan, bahwa konsep pengembangan produksi secara terintegrasi merupakan keharusan dalam sektor perkebunan, peternakan di kawasan yang luas untuk memperkuat ketahanan pangan. Dengan demikian, korporasi pertanian memiliki ciri-ciri usaha pertanian skala besar berbasis klaster. “Pengembangan sektor pertanian ini berjalan sesuai dengan Visi yang ditetapkan yang adil dan sejahtera, sehingga peningkatan sektor pertanian harus lebih tinggi lagi  agar peningkatan Nilai Tukar Petani bisa meningkat,”jelasnya.

Selain Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura yang menjadi narasumber dalam seminar itu, juuga terdapat dua narasumber lainnya, yakni Rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria, SP.,MP, dan Dekan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Jamhari, SP.,MP dan yang menjadi Moderator adalah Dr. Bunga Elim Somba, M,Sc, dan peserta dari seluruh Indonesia ,  Dosen dan Mahasiswa dan alumni Fakultas Pertanian.*/ENG

Komentar

News Feed