oleh

Masjid MAN Donggala Mulai Dibangun

-Kota Palu-dibaca 131 kali

SULTENG RAYA – Masjid Fisabilillah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Donggala mulai dibangun. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah, H Gasim Yamani, Selasa (24/8/2021).

Kakanwil Gasim Yamani, mengatakan, masjid merupakan tempat beribadah  umat Islam. Masjid mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam bentuk bangunan  maupun fungsi dan peranannya.

“Hampir dapat dipastikan, dimana komunitas  umat Islam berada, disitu ada masjid, masjid telah menjadi sarana berkumpul, menuntut  ilmu, bertukar pengalaman, pusat dakwah dan pusat kaderisasi umat,” jelas Kakanwil Gasim.

Ia mengatakan, manajemen  pendidikan non  formal  juga diperlukan di masjid, agar tersusun perencanaan  baik, pelaksanaan kegiatan tepat, evaluasi benar, organisasi rapi dan mekanisme kerja  efektif dan efesien

Baca Juga :   Antusias Ikuti Vaksinasi, Percepat Wujudkan Herd Immunity

“Masjid  juga  perlu membentuk  pengurus yang profesional  serta mampu memilih dan memilah berbagai  prioritas kehidupan, sehingga dapat tercipta kegiatan jemaah  berbasis pendidikan,” jelasnya.

Kemudian, kata dia, kemajuan masjid  tergantung pada keadaan umat Islam. Apabila banyak umat Islam yang mau memakmurkan masjid, maka masjid tersebut bisa dikatakan mengalami kemajuan. Apabila masjid tersebut sepi dari jemaah, maka masjid tersebut mengalami kemunduran.

“Jadi dapat disimpulkan  bahwasanya kemajuan umat Islam  tergantung pada mereka   mau tidak memakmurkan masjid,” ucapnya.

Ia menguraikan, dalam Al-Qur’an surah At Taubah Ayat 18, dijelaskan, hanya orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah  dan hari kemudian  serta tetap menegakkan shalat, menunaikan zakat dan tdak takut kecuali kepada Allah SWT, maka merekalah  orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang  yang mendapat petunjuk.

Baca Juga :   Vaksinasi di Palu Sudah 49 Persen

“Olehnya itu, pembangunan masjid merupakan manifestasi  keimanan dan hanya orang  yang berimanlah yang sanggup memakmurkan  masjid. Jadi, masjid tidak makmur  dan sepi merefleksikan keimanan umat Islam di lingkungannya. Untuk itu, bagaiman mendidik manusia supaya  menjadi benar dan bertaqwa,” tuturnya.

Pada hari sama, Kakanwil Gasim juga sekaligus melakukan monitoring pembangunan gedung ruang kelas MAN Donggala dan Pembinaan ASN.HGA

Komentar

News Feed