oleh

Akademisi dan Pemerintah Harus Kolaborasi Atasi Masalah Bawang Merah

-Kota Palu-dibaca 96 kali

SULTENG RAYA – Sulawesi Tengah harus didorong menjadi sentra produksi bawang merah.

Akademisi dan pemerintah harus berkolaborasi mencari jalan keluar atas produksi bawang merah terbatas di daerah itu.

“Satu-satunya komoditi yang tidak sesuai dengan ketersediaan dan kebutuhan adalah bawang merah, ini menjadi bagian yang perlu koreksi bersama, berkolaborasi (akademisi-pemerintah),” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, Tri Iriany Lamakampali kepada Sulteng Raya, Kamis (26/8/2021).

Selain itu, Kadis Tri juga mengakui, ketersediaan benih masih menjadi permasalahan dari komoditi tersebut.

Belum lagi, cara penyesuaian terhadap jenis tanah dan cuaca yang cocok agar komoditi bawang merah dapat tumbuh dengan baik, dan produksinya sesuai diharapkan.

Baca Juga :   HUT KE-9 Sulteng Raya Bersama Alfamidi Berbagi dengan Tiga Panti Asuhan

“Benih  adalah salah satu kunci, karena tidak ada artinya alsin, laha, air, atau pupuk kalau benihnya sendiri tidak dimiliki atau kurang bekualitas. Tapi 2021 ini kami tetap membangun optimisme bahwa upaya-upaya yang diambil akan memberikan dampak baik terhadap peningkatan produksi lintas tanaman hortikultura milik Sulteng, kita perlu dukungan semua pihak,” katanya. RHT

Komentar

News Feed