oleh

Program ‘Kotaku Berkah’ Diharapkan Tuntaskan Kekumuhan di Palu

-Kota Palu-dibaca 143 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah meluncurkan program Kota Tuntas Kumuh Berbasis Kawasan disingkat ‘Kotaku Berkah’ di Masjid Al Istiqomah, Kelurahan Ujuna, Rabu (25/8/2021).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Palu, Zulkifli, berharap, program tersebut dapat menuntaskan penanganan kekumuhan di Kota Palu.

“Harapannya, dengan adanya inovasi Kotaku Berkah penanganan kumuh dapat dituntaskan dengan cepat melalui kolaborasi dengan pihak pemerintah, swasta dan masyarakat,” ujar Zulkifli kepada Sulteng Raya, Kamis (26/8/2021).

Ia menjelaskan, program ‘Kotaku Berkah’ merupakan sebuah inovasi tentang penuntasan kumuh berbasis kawasan dengan tujuan dapat terjalinnya mekanisme kolaborasi dalam penanganan kekumuhan dengan melibatkan peran pemerintah, masyarakat dan swasta.

Program itu akan dihadirkan di 46 kelurahan se-Kota Palu dimulai dari Kelurahan Ujuna, Baru dan Lere di dalam satu kawasan.

Baca Juga :   Bulog Optimis Produknya Makin Dipercaya Masyarakat

“Kedepannya, program itu akan mengintervensi tentang apa yang menyebabkan kekumuhan seperti air bersih, jalan, drainase, penanganan sampah, ruang terbuka hijau dan damkar. Terkait kebersihan lingkungan, masyarakat akan diajak kerja bakti bersama setiap pekannya untuk membersihkan drainase,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali meluncurkan program inovasi untuk proyek perubahan, yakni program ‘Kotaku Berkah’ alias Kota Tuntas Kumuh Berbasis Kawasan dan aplikasi aduan ‘Pantau Kotaku’ di Masjid Al-Istiqomah, Kelurahan Ujuna, Rabu (25/8/2021).

‘Kotaku Berkah’ merupakan program dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Palu. Sedangkan aplikasi ‘Pantau Kotaku’ merupakan program dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu.

Baca Juga :   Central Yamaha Palu Edukasi Sepeda Motor Guru SMK se-Sulteng

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, berharap, para kepala OPD terkait harus memastikan kedua program tersebut berjalan baik, sehingga bukan hanya seremoni peresmian semata.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni saja. Tapi harus betul-betul berjalan. Ini upaya kita membangun kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah, dimana setiap yang direncanakan betul-betul ada manfaatnya,” tegas Wali Kota Hadianto.

Ia mengatakan, kawasan di Kelurahan Ujuna atau Kalikoa harus menjadi kawasan berkembang. Olehnya, Pemkot Palu akan mengatur semua infrastruktur di dalamnya.

Menurutnya, Kalikoa merupakan kawasan yang letaknya sangat sentral dan strategis di pusat Kota Palu. Apalagi, terdapat Sungai Palu yang menjadi aset wisata walaupun belum terkelola maksimal.

“Dalam perencanaan kita ke depan, ini akan kita manfaatkan. Kita akan ubah kawasan sungai betul-betul memiliki kondisi yang kayak dan baik. Apalagi kita ibu kota dan Kalikoa berada di tengah kota. Sehingga ada perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan,” katanya.

Baca Juga :   Ketum PTM Alitopan Club, Ingin Kerjasama Pemerintah dan Koni

Ia berharap, dua program tersebut mempercepat upaya Pemkot Palu melakukan perbaikan-perbaikan di Kota Palu, khususnya di wilayah Kelurahan Ujuna.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan serah terima Bantuan Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM) peningkatan kualitas permukiman kumuh DAK tahun anggaran 2021 untuk KSM Balaroa Maju sebesar Rp952,5 juta, KSM Nosarara Mandiri Rp622,5 juta dan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) Peningkatan kualitas rumah tidak layak huni DAK tahun angagran 2021 sebesar Rp20 juta.NDY/HGA

Komentar

News Feed