oleh

Peluncuran ‘Kotaku Berkah’ dan ‘Pantai Kotaku’ Jangan Berakhir Seremoni

-Kota Palu-dibaca 111 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali meluncurkan program inovasi untuk proyek perubahan, yakni program ‘Kotaku Berkah’ alias Kota Tuntas Kumuh Berbasis Kawasan dan aplikasi aduan ‘Pantau Kotaku’ di Masjid Al-Istiqomah, Kelurahan Ujuna, Rabu (25/8/2021).

‘Kotaku Berkah’ merupakan program dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Palu. Sedangkan aplikasi ‘Pantau Kotaku’ merupakan program dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, berharap, para kepala OPD terkait harus memastikan kedua program tersebut berjalan baik, sehingga bukan hanya seremoni peresmian semata.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni saja. Tapi harus betul-betul berjalan. Ini upaya kita membangun kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah, dimana setiap yang direncanakan betul-betul ada manfaatnya,” tegas Wali Kota Hadianto.

Baca Juga :   Wali Kota Hadianto: Pemkot Palu Sementara Siapkan Lahan

Ia mengatakan, kawasan di Kelurahan Ujuna atau Kalikoa harus menjadi kawasan berkembang. Olehnya, Pemkot Palu akan mengatur semua infrastruktur di dalamnya.

Menurutnya, Kalikoa merupakan kawasan yang letaknya sangat sentral dan strategis di pusat Kota Palu. Apalagi, terdapat Sungai Palu yang menjadi aset wisata walaupun belum terkelola maksimal.

“Dalam perencanaan kita ke depan, ini akan kita manfaatkan. Kita akan ubah kawasan sungai betul-betul memiliki kondisi yang kayak dan baik. Apalagi kita ibu kota dan Kalikoa berada di tengah kota. Sehingga ada perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan,” katanya.

Ia berharap, dua program tersebut mempercepat upaya Pemkot Palu melakukan perbaikan-perbaikan di Kota Palu, khususnya di wilayah Kelurahan Ujuna.

Baca Juga :   Alumni AKABRI 96 Bagikan 1.996 Paket Sembako ke Warga Terdampak COVID-19

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan serah terima Bantuan Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM) peningkatan kualitas permukiman kumuh DAK tahun anggaran 2021 untuk KSM Balaroa Maju sebesar Rp952,5 juta, KSM Nosarara Mandiri Rp622,5 juta dan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) Peningkatan kualitas rumah tidak layak huni DAK tahun angagran 2021 sebesar Rp20 juta.HGA

Komentar

News Feed