oleh

BPR SMA Siap Komitmen Bangun Ekonomi di Tengah Pandemi

-Ekonomi-dibaca 155 kali

SULTENG RAYA – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) di Sulteng telah ditetapkan PPKM level 4. Kondisi tersebut memberikan dampak tergerusnya perekonomian ke level terendah.

Berangkat dari itu, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sulawesi Mitra Abadi (SMA) siap berkomitmen menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha dan sektor lain terdampak di tengah pandemi Covid-19.

Pemegang Saham Pengendali BPR SMA, Ricky Tutuhatunewa, mengatakan, BPR SMA saat ini telah mengucurkan pembiayaan dengan plafon kredit sebanyak Rp14 miliar. Jumlah tersebut dipercaya bakal memproteksi pelaku usaha dan sektor lain untuk ‘survive’ permodalan di masa pandemi. Secara tidak langsung, penyaluran tersebut akan membantu Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di sektor esensial perekonomian.

Baca Juga :   Direktur BPJS Kesehatan Minta Pengelolaan Kefarmasian Efektif dan Efisien

“Keberadaan BPR Sulawesi Mitra Abadi banyak bergerak pada bidang pembiayaan dan mendukung program pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam peningkatan perekonomian masyarakat, BPR Sulawesi Mitra Abadi juga mengharapkan dapat dilibatkan sebagai mitra pemerintah dalam hal kredit PEN kepada UMKM di Sulawesi Tengah,” kata Ricky Tutuhatunewa saat berkesempatan melakukan sowan kepada Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, Jumat (30/7/2021).

Sementara itu, Direktur Utama BPR Sulawesi Mitra Abadi, Andi Adhi Akbar, menyampaikan bahwa BPR SMA sudah beroperasi pada empat wilayah di Sulteng yakni Donggala, Sigi, Parigi Moutong dan Kota Palu. Kredit yang disalurkan, kata dia, yakni kredit usaha, kredit konsumsi, juga melayani kredit PNS.

Andi Adhi Akbar, meminta kiranya Gubernur dapat meningkatkan peran BPR SMA kedepan untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat Sulawesi Tengah dan BPR bisa dapat bermitra dengan Bank Sulteng .

Baca Juga :   Telkomsel Pastikan Kesiapan Jaringan Broadband dan Layanan Digital Terdepan

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura , menyampaikan kedepan kita tingkatkan peran seluruh BPR untuk dapat berperan dalam meningkatkan perekonomian Sulawesi Tengah.

“Kedepan saya akan meminta kepada pemerintah pusat agar dapat melibatkan BPR sebagai penyalur kredit UMKM dan kalau kedepan daerah sudah memiliki fiskal yang kuat kami akan berdayakan seluruh BPR yang ada di Sulawesi Tengah melalui Bank Sulteng. Kita kedepan harus mewujudkan Sulteng Incorporation dan untuk mempercepat pembangunan desa kita kedepan wujudkan program smart village,” katanya.

“Dan APBD daerah di fokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ke kantong-kantong produksi masyarakat, pembangunan kita kedepan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Gubernur menambahkan. RHT

Komentar

News Feed