oleh

Pastikan Karyawan Bebas Narkoba, Honda Balindo Palu Gandeng BNN Kota Periksa Urin Karyawan

-Kota Palu-dibaca 306 kali

SULTENG RAYA- Dealer Mobil Honda Balindo Palu, menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu melakukan pemeriksaan sampel urin seluruh karyawan yang ada, untuk memastikan karyawannya terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Dari pemeriksaan sampel urin itu, dari 70 karyawan yang telah diperiksa sampel urinnya, terdapat empat karyawan yang positif Benzo, akibat  penggunaan obat dari dokter.

Dalam kesempatan itu, tidak hanya karyawan yang melakukan pemeriksaan sampel urin, melainkan juga Owner Honda Balindo Palu, Jemmy Tanubrata, diikuti oleh Penasehat Hukumnya, Adi Saputra, SH.,MH.

Kepala BNN Kota Palu, Dr. AKBP. Baharuddin, SE., M.Si mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Dealer Mobil Honda Balindo Palu tersebut. Ia menilai sebagai sebuah langkah maju, sekaligus sebuah kesadaran kolektif untuk membersihkan Kota Palu dari penyalahgunaan narkoba, khususnya di dunia usaha.

Baca Juga :   Pembangunan Huntap Tondo II Ditargetkan Bulan Depan

Ia berharap, agar para pelaku dunia usaha lainnya yang ada di Kota Palu, dapat mengikuti jejak Owner Honda Balindo Palu yang tidak hanya berkomitmen dalam bentuk lisan untuk ikut serta mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), melainkan diwujudkan dalam bentuk nyata, melakukan pemeriksaan sampel urin seluruh karyawannya.

Dimana sebelum dilakukan pemeriksaan sampel urin, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi bahaya dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba ke seluruh karyawan Honda Balindo, sebagai bentuk edukasi menambah wawasan pengetahuan terkait narkoba.

Sementara itu, Penasehat Hukum Honda Balindo, Adi Saputra, SH.,MH menjelaskan, jika upaya yang dilakukan Dealer Mobil Honda Balindo Palu tersebut sebagai bentuk antisipasi, jangan sampai adanya karyawan yang telah menjadi penyalahguna narkoba.

Baca Juga :   Tahun Depan, Sulteng Buka Program Magang ke Jepang

Mengingat dari hasil evaluasi, ditemukan ada karyawan yang kerap tertidur di jam-jam kerja, dikhawatirkan jangan sampai kondisi  tersebut diakibatkan oleh pangaruh narkoba, sehingga perlu dilakukan antisipasi sedini mungkin.

Karena sudah dapat dipastikan, jika ada karyawan yang menjadi penyalahguna narkoba, pasti akan berdampak pada kinerja.“Hasil rapat bersama Owner, diputuskan untuk mengundang BNN Kota Palu, memberikan pencerahan kepada karyawan, sekaligus dilakukan pemeriksaan sampel urin,”ujar Adi.

Katanya, sebagai bentuk komitmen memerangi penyalahgunaan narkoba, pihak Honda Balindo Palu, bersedia menyerahkan karyawannya ke BNN Kota untuk direhabilitasi, jika ada yang terbukti positif penyalahguna narkoba.

“Tentu rehabilitasi dulu, karena pengguna itu adalah korban, orang sakit yang mesti diobati, kecuali jika sudah berkali-kali tidak ada perubahan, maka tentu perusahaan harus mengambil sikap yang lebih tegas,”jelas Adi.ENG

Komentar

News Feed