oleh

Moch. Amin Badawi Pimpin Kebugis Sidrap di Sulteng

-Daerah-dibaca 313 kali

SULTENG RAYA Wadah pemersatu Keluarga Bugis Sidenreng Rappang  (Kebugis Sidrap) kini telah resmi berdiri di Provinsi Sulawesi Tengah, setelah sebelumnya digelar prosesi pelantikan Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Daerah (PD) serentak di beberapa  provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia secara online via Zoon Metting  oleh Pengurus Besar (PB) Kebugis, Ahad (11/7/ 2021).

Wadah pemersatu Keluarga Bugis Sidrap di Sulteng dipimpin oleh seorang tokoh senior Bugis Sidrap, H. Moch Amin Badawi.

  1. Moch Amin Badawi saat dihubungi usai dilantik mengatakan, Kebugis ini dibentuk atas inisiasi dan permintaan dari tokoh – tokoh masyarakat asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan yang telah sukses sebagai perantau yang bermukin dan bertempat tinggal di Jakarta beberapa tahun lalu, mereka inilah yang lebih dulu memprakarsai berdirinya Organisasi Kemasyarakatan Sosial (ORMAS)  Paguyuban di tingkat pusat, dan berjanji akan membentuk hingga tingkat provinsi, kabupaten maupun kota di Indonesia.

“Jadi PB Kebugis melalui  Irje Pol (Pur) DR. M. Said Siale, M.Si  selaku Ketua Umum yang menginisasi  pembentukan  dan pendirian secara resmi PW Kebugis Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Periode 2021–2026, dan kini telah dilantik dan dikukuhkan pengurusnya,”ujar Amin Badawi, Senin (12/7/2021).

Katanya, itu berawal dari komuniasi yang proaktif antara Irjen Pol (Pur) DR. M. Said Siale, M.Si  selaku Ketua Umum PB Kebugis dengan tokoh kunci  dan pegiat sosial perantau asal  Kabupaten Sidrap yang kini telah bermukim di daerah Provinsi Sulawesi Tengah seperti  Drs. H. M Yusuf Paddong, dan dirinya sendiri H. Moch Amin Badawi, H. Tajuddin Lantagi, Dr. Supriadi Laupe, SE., M.Si, Ir. Suhartini Maleke, Dra. Hj. Sappe  Andi Baso, mereka inilah yang dimandatir menyusun kepengurusan PW Kebugis di Provinsi Sulteng.

Pasca Surat Mandat Nomor : 05/PB-KEBUGIS/II/2020 diterbitkan dan diberikan oleh PB Kebugis pada tanggal 24 Februari 2020 langsung bekerja dengan mengadakan pertemuan beberapa kali menyusun kepengurusan PW Kebugis Provisi Sulteng Periode 2021 – 2026.

“Setelah ada hasilnya, lalu diserahkan ke PB Kebugis untuk disahkan melalui SK Nomor : 13/PB-KEBUGIS/ SK-PW/VII/2021, selanjutnya dilantik sekaligus dikukuhkan Ahad (11/7/ 2021),” beber  H. Moch Amin Badawi.

Lebih lanjut kata Amin Badawi, kehadiran wadah pemersatu keluarga Sidrap bernama Kebugis di tengah masyarakat Provinis Sulteng yang majemuk ini, sangat penting sekaligus strategis demi merekatkan hubungan interaksi internal antara sesama perantau satu dengan lainnya melalui penguatan silaturahmi.

Kemudian secara eksternal, menjaga dan mengembangkan hubungan persaudaraan dengan etnis lainnya, terutama etnis lokal asli Kaili, sebagai bahagian dari anggota masyarakat  daerah ini.

Perlu dipahami kata H. Moch Amin Badawi, orang bugis Sidrap ketika berada di daerah  perantuan  itu selalu memegang teguh prinsip “Dimana bumi dipijak disitu langit dijujung”.

Kebugis sesungguhnya kata Amin, hadir  sebagai  Ormas Paguyuban  yang  bertujuan menghimpun dan menkosolidasikan seluruh  potensi dan energi  sumber daya dimiliki orang bugis di daerah perantauan untuk turut berkontribusi mensukseskan pembangunan.

“Sulteng  akan berhasil memajukan pembangunannya, jika seluruh komponen masyarakat bersinergi dengan pemerintah daerah,” jelas H. Moch Amin Badawi yang dikenal sukses sebagai saudagar bugis ini.

  1. Moch Amin Badawi juga menyebut, jika orang bugis perantauan di daerah manapun bermukin dan tinggal menetap, mayoritas bekerja sebagai pedagang golongan mikro, kecil dan menengah, disamping jadi petani, pekebun, peternak, petambak dan nelayan dalam mencari nafkah memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Perlu diketahui, bahwa tujuan kebugis dibentuk guna mengkonsolidasikan potensi dan energi  ekonomi dimiliki untuk disinergikan dengan pemerintah daerah, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana sering diungkap Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdi Mastura dalam berbagai kesempatan,”sebut Amin Badawi.

Pelantikan kepengurusan Kebugis yang berlangsung  Ahad, 11 Juli 2021 secara online via zoon metting, untuk Daerah Sulteng  ada 2 tingkatan pimpinan secara bersamaan, selain PW Kebugis untuk tingkat  Pimpinan Provinsi Sulteng juga PD Kebugis untuk tingkat Pimpinan Daerah Kabupaten Poso.

“Kami  merasa bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga besar bugis Sidrap di daerah ini atas kepedulian dan partisipasinya mempersiapkan segala sesuatunya secara swadaya, sehingga dapat berhasil dan sukses,” ucap  H. Moch Amin Badawi.

Dalam pelantikan itu, Pimpinan Kebugis Provinsi Sulteng untuk 5 tahun kedepan diamanah oleh Ketua Umum PB Kebugis Irjen Pol (Pur) DR. M. Said Siale, M.Si  agar menjaga persatuan dan kesatuan serta  menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam proses mensukseskan pembangunan, khususnya di sektor ekonomi dan perdagangan, sebagai  basis utama pekerjaan orang Bugis Sidrap di daerah perantuan .

Program utama dari PW Kebugis Provinsi Sulteng dalam waktu 1 atau 2 tahun kedepan memperioritaskan konsolidasi pengurus dan organisasi lebih dulu melalui pembentukan struktur kepengurusan di tingkat PD kabupaten dan kota dalam wilayah Sulteng.

Kemudian selanjutnya melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL). “Tapi dalam jangka pendek segera berkonsolidasi sesama pengurus baru untuk merumuskan langkah program taktis melalui kerjasama antara PW Kebugis dengan Pemerintah Daerah  Provinsi Sulteng, terkait penanganan Pandemi Covid 19 yang terakhir ini korbannya terus bertambah,” ujar Amin Badawi.*/ENG

Komentar

News Feed