oleh

Wabup Parmout Kukuhkan Tim Terpadu P4GN dan Prekursor Narkotika

SR Ads

SULTENG RAYA – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parmout), H Badrun Nggai, SE mengukuhkan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tingkat Kabupaten Parmout di aula lantai II Kantor Bupati Parmout, Senin (12/7/2021).

Kegiatan yang dipelopori oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Parmout itu dihadiri oleh kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Monang Situmorang, SH, MSi.

Kepala Bidang Bina Ideologi Karakter Bangsa dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Parmout, Parmout Hj Hasni Djimpa SE dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut ketentuan pasal 8 ayat 3 dan pasal 9 ayat 3 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN dan Prekursor Narkotika, dan juga berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 1988 tentang Koordinasi Instansi Vertikal di Daerah dan ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Baca Juga :   Kadis Porapar Janji Selesaikan Pembangunan GOR Parigi Tahun Ini

Dikatakannya, berdasarkan ketentuan dan peraturan tersebut, sehingga Bupati  menerbitkan keputusan Bupati Parigi Moutong nomor : 247.45/536/Kesbangpol tentang Tim Terpadu P4GN dan Prekursor Narkotika.

“Usai pengukuhan di tingkat Kabupaten, Inshaa Allah setelah ini akan ada juga pengukuhan di tingkat kecamatan,”ujar Hasni.

Lanjut Hasni, selain pengukuhan pada tingkat kabupaten dan kecamatan, juga akan ada kegiatan bersama pada Bidang Kewaspadaan Nasional dan Bidang Politik Dalam Negeri seperti sosialisasi deradikalisasi dan diskusi publik yang dilaksanakan di wilayah utara dengan narasumber dari birokrasi, politisi dan akademisi.

Sementara itu Wabup Parmout, Badrun Nggai dalam sambutannya  berharap, dengan dibentuknya tim tersebut dapat mengantisipasi dan meminimalisir ancaman bahaya narkoba di Kabupaten Parmout.

Baca Juga :   Kadis Porapar Janji Selesaikan Pembangunan GOR Parigi Tahun Ini

Kata Badrun, penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah menjadi masalah yang serius beberapa tahun terakhir ini dan mencapai keadaan yang memprihatinkan, karena menurutnya Indonesia merupakan sasaran yang sangat potensial sebagai tempat pengedaran narkoba secara ilegal dan tidak terkecuali di Kabupaten Parmout.

Wabup juga mengatakan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjangkau kalangan yang tidak berpendidikan, akan tetapi juga menyebar pada semua kalangan bahkan sampai pada kalangan yang berpendidikan.

“Kehidupan di zaman modern saat ini sangat jauh dari kata ramah. Itu terlihat dari tingginya tingkat kesibukan masyarakat, tingginya angka depresi, tingginya angka penyalahgunaan narkoba dan banyaknya anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tuanya”, jelasnya.

Baca Juga :   Kadis Porapar Janji Selesaikan Pembangunan GOR Parigi Tahun Ini

Lanjut Badrun, dengan dikeluarkannya Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2020, maka pemerintah ingin merangkul semua elemen baik lembaga pemerintah pusat dan daerah maupun masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama sama menyusun dan melaksanakan RAN P4GN Periode 2020 – 2024.

“Pembentukan tim ini sangat diperlukan guna menekan dan meminimalisir serta mengoptimalkan program-program penanganan masalah peredaran gelap narkotika di semua sektor,” pungkasnya. AJI

Komentar

News Feed