oleh

Menag Yaqut Ajak Masyarakat Doa dan Hening Cipta Serentak

-Berita-dibaca 118 kali

SULTENG RAYA – Ribuan masyarakat Indonesia meninggal karena pandemi Covid-19. Mereka berasal dari tenaga kesehatan, para relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum lainnya.

Data Satgas Penanganan Covid-19, saat ini lebih 62 ribu masyarakat Indonesia meninggal dari 2,38 juta kasus Covid-19.

Melihat kondisi itu, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, mengajak seluruh masyarakat mendoakan hal terbaik bagi yang wafat karena pandemi Covid-19. Ajakan tersebut dikemas dalam momentum hening cipta Indonesia yang akan digelar serentak pada hari ini, Sabtu (10/7/2021), sekira pukul 10.07 WIB selama 60 detik. 

“Pada hari Sabtu, 10 Juli 2021 (hari ini), jam 10.07 WIB, mari kita heningkan cipta selama 60 detik. Hentikan sejenak segala aktivitas, mendoakan yang terbaik untuk para nakes, relawan, masyarakat dan semua yang telah mendahului kita,” ajak Menag Yaqut di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

Ia mengarakan, mengheningkan cipta dilakukan dengan berdiam diri, merenung, berdoa, mengenang mereka yang telah gugur. Mengheningkan cipta juga menjadi  bentuk penghormatan kepada mereka yang telah wafat.

Menag Yaqut berharap, hening cipta Indonesia itu dapat menumbuhkan kekuatan solidaritas bersama untuk bersinergi dan gotong royong dalam menghadapi pandemi. Hening cipta Indonesia juga diharapkan memberikan kesadaran tentang betapa pentingnya nikmat kesehatan, sehingga harus dijaga dengan baik.

Selain mendoakan mereka yang telah meninggal karena pandemi, Menag Yaqut juga mengajak umat berdoa bagi keselamatan bangsa. 

“Mari seluruh rakyat Indonesia, kita heningkan cipta bersama, melangitkan doa, agar pandemi Covid-19 segera sirna. Dan mari kita selalu #PrayFromHome, berdoa dari rumah di tengah kita work from home, bekerja dari rumah,” harap pria akrab disapa Gus Yaqut ini.*/HGA

Komentar

News Feed