oleh

STPL Palu Akan Terapkan Kurikulum MBKM

-Pendidikan-dibaca 129 kali

SULTENG RAYA- Sebagaimana arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), maka setiap Kampus harus menyesuikan dengan mengubah dan atau menyusun Kurikulum pembelajaran sesuai dengan Kebijakan MBKM.

Sehubungan dengan itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPL) Palu, Yeldi S Adel mengatakan, STPL sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Bawah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Wil XVI, melalui Tim Perumus Kurikulum, sedang mempersiapkan dan mematangkan Kurikulum kampusnya yang sesuai dengan kurikulum MBKM tersebut, setelah itu, maka kurikulum tersebut akan segera ditetapkan sehingga dapat segera diimplementasikan.

“Sebenarnya dari Kurikulum STPL Palu, ada beberapa Mata Kuliah yang sudah mengarah pada konsep MBKM hanya saja belum terakomodir pada Sistem Kredit Semester (SKS) sehingga kurikulum tersebut kita akan sesuaikan, dan berdasarkan hasil rapat pimpinan bersama Program Studi (Prodi), Tim Perumus Kurikulum diberikan waktu selama dua minggu, setelah itu kurikulum tersebut kami akan plenokan, sehingga Tahun Akademik Baru 2021/2022 sudah bisa diberlakukan,” kata Yeldi kepada Sulteng Raya, Ahad (4/7/2021).

Baca Juga :   Presiden Minta Mahasiswa Gerakkan Masyarakat Ikut Vaksin

“Termasuk juga ada beberapa Mata Kuliah yang di gabung, ada yang di pisahkan dan bahkan ada yang tambahkan mata kuliah baru sebagai penciri. Selain itu juga, dalam kurikulum tersebut akan revisi capaian lulusan dan tentu akan menyesuaikan dengan Visi Misi Institusi dan Prodi,” katanya menambahkan.

Selain itu kata Yeldi, untuk memudahkan implementasi kurikulum MBKM tersebut, pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan beberapa industri di bidang perikanan, agar para mahasiswa STPL Palu dapat mengambil beberapa mata kuliah yang terkait dengan aktivitas industri  dibidang perikanan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan beberapa perusahaan di Bidang Perikanan agar para mahasiswa dapat mengambil atau memprogramkan beberapa Mata Kuliah yang tentu punya relevansi dengan Aktivitas Industri atau stakeholder lainnya,” ucap Yeldi mengakhiri.JAN

Komentar

News Feed