oleh

BNN Kota Palu Rilis Progres Kerja Semester Pertama 2021

-Kota Palu-dibaca 157 kali

SULTENG RAYA Medio tahun 2021, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu merilis program kerjanya baik yang didukung oleh anggaran (Dipa) maupun yang tidak didukung oleh anggaran (Non Dipa).

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Dr. Baharuddin SE,M.Si menyampaikan beberapa program kerja yang telah dilaksanakan oleh BNN Kota Palu selama periode Januari 2021 hingga Juni 2021.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa BNN Kota Palu itu memiliki tiga tupoksi yaitu pencegahan dan pemberdayaan, pemberantasan dan rehabilitasi.

Pada seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, kegiatannya ada yang didukung anggaran dan juga ada yang tidak. Hal itu terjadi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh  BNN Kota, kegiatan yang didukung anggaran disebut kegiatan Dipa, sementara kegiatan yang tidak didukung anggaran di sebut kegiatan Non Dipa.

Baca Juga :   Pemkot Siap Dukung Metode Demplot

”Jadi ada beberapa kegiatan di bidang pencegahan dan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BNN Kota Palu di luar Dipa.
Meskipun tanpa dukungan anggaran, namun kami tetap melaksanakan tugas dan fungsi kami dalam melakukan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Ini membuktikan bahwa BNN Kota Palu bekerja dengan serius dalam memerangi penyalahgunaan narkotika,” ujar Baharuddin, Jumat (2/7/2021).

Pada seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat kata Kaban, terdapat 90 kegiatan yang telah terlaksana meski tidak didukung oleh Dipa atau kegiatan Non Dipa, sementara kegiatan yang mendapatkan dukungan anggaran atau kegiatan Dipa hanya empat.

Kata kaban, kegiatan Non Dipa tersebut dapat terlaksana atas kerjasama dengan berbagai instansi yang dinilai dapat berkolaborasi mensukseskan program P4GN. Baik itu intansi pemerintah maupun lembaga swasta.

Baca Juga :   Penghuni Huntara Talise Harap Segera Pindah ke Huntap

Sementara di bidang pemberantasan, tahun ini kata kaban, hanya mendapat 1 kasus yang didanai Dipa, namun berkat komitmen yang dibangun oleh personil BNN Kota Palu, tahun ini, BNN Kota Palu telah menangani 2 kasus.

“Hingga di semester pertama ini, tim berantas sudah menyelesaikan 2 kasus. Meskipun tanpa dukungan anggaran, kami tetap bekerja semaksimal mungkin dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika,” kata Baharuddin.

Begitu juga di bidang rehabilitasi, mulai Januari sampai dengan Juni 2021 ini, telah tercatat sebanyak 34 orang yang telah tertangani.  Terdiri dari yang tengah berproses hukum sebanyak 8 orang.  Sementara yang tengah berproses rehap jalan di Klinik Sangurara BNN Kota Palu sebanyak 20 orang, Rawat Inap di Badokka Makassar 2 orang, Rawat Inap di Tanah Merah Samarinda sebanyak 4 orang, dan terakhir  1 orang tengah dirawat di tempat lain.

Baca Juga :   Pemkot Bakal Pasang Tanda Larangan Parkir di SPBU

Kaban berharap, dengan terbentuknya Satgas K5 anti narkoba yang ada di seluruh Kelurahan di Kota Palu, dapat mendukung tugas BNN terutama dalam menambah jumlah masyarakat yang akan direhabilitasi. ENG

Komentar

News Feed