oleh

DKP Sulteng Komitmen Bina Nelayan-Pengusaha Ikan Hasilkan Tangkapan Kualitas Ekspor

-Kota Palu-dibaca 166 kali

SULTENG RAYA –  Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulteng menyatakan, saat ini pemerintah terus melakukan upaya pembinaan kepada nelayan dan pelaku usaha perikanan untuk menghasilkan produk atau tangkapan hasil alam yang berkualitas ekspor.

“Kita membina para pengusaha perikanan kalau mau kualitas ikan naik kategori grade harus memperbaiki kualitas tangkapan dan packaging , di situ kita punya tugas. Yakin saja kalau baik semua ini, pasar ekspor dan pasar dalam negeri akan terlayani. Tapi kalau pasar ekspor ada syarat, dalam jumlah besar harus pakai container reefer,” kata Kepala DKP Sulteng, Arif Latjuba belum lama ini kepada awak media.

Baca Juga :   Wawali Reny Cek Pasokan Gas Oksigen di PT Tira Austenite

Diakuinya, salah satu kendala belum lancarnya ekspor ikan Sulteng ke Osaka Jepang karena terkedala jatah atau kuota kargo pesawat Garuda di Jakarta.

“Laporan yang saya terima dari pihak pengusaha (pelaku ekspor), kita belum bisa mendapatkan kuota kargo dari Jakarta ke Osaka, full. Begini, pesawat dari Palu jam 4 sore ke Jakarta, katakanlah bawa ikan kurang lebih 1 ton, tapi Jakarta-Osaka, kargonya full. Itu karena penerbangan Garuda tinggal satu kali,” ungkap Arif.

DKP sebenarnya telah membuka jalan melakukan eskpor langsung ke Osaka Jepang melalui Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, beberapa waktu lalu.

“Saya membuka support adalah sebagai pemantik dari kami bahwa bisa kok karena yang diperlukan connecting flight penerbangan,” tandas Arif.

Baca Juga :   Gubernur Sulteng: Eksistensi Persipal Harus Dikembalikan

Seperti diketahui, Sulteng perdana mengekspor tuna segar hasil tangkapan nelayan langsung menuju negeri sakura Jepang pada 9 Juni 2020. Ekspor ikan dari Sulteng berlanjut melalui Bandara Mutiara Palu pada 27 Juni 2020. Ikan yang diekspor yakni tuna segar dengan berat mencapai setengah ton yang juga menuju Jepang. RHT

Komentar

News Feed