oleh

Rektor IAIN Harap Gubernur-Wagub Kembangkan Pendidikan Vokasi di Sulteng

-Pendidikan-dibaca 80 kali

SULTENG RAYA-Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd mengharapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir dapat menggenjot pembangunan dan pengembangan pendidikan vokasi, sebagai salah satu upaya memutuskan mata rantai pengangguran dan kemiskinan daerah.

“Pendidikan vokasi menjadi satu solusi untuk membangun keterampilan putera dan puteri Sulawesi Tengah, yang disesuikan dengan potensi sumber daya alam dan peluang investasi yang dimiliki oleh Sulteng,” ucap Prof Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Rabu (16/6/2021), berkaitan dengan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir di Istana Negara.

Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (16/6) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng untuk periode 2021 – 2024.

Baca Juga :   Rektor Undang Anak Penyintas Padagimo Kuliah di Unismuh Palu

Rektor menyebut amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Sulawesi Tengah kepada dua tokoh tersebut, harus dijaga dan diimplementasikan dalam program pembangunan daerah.

Salah satunya, sebut Rektor yakni membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang tidak hanya unggul secara intelektual, melainkan juga unggul secara keterampilan dan moral.

“Modernisasi melahirkan banyak tantangan yang dihadapi saat ini sangat kompleks, karena itu pemerintah daerah perlu membangun sinergitas dan strategi dalam memberikan penguatan sumber daya manusia secara intelektual, keterampilan dan moral bagi generasi muda kedepan,” ujarnya.

Rektor minilai pendidikan vokasi menjadi satu upaya strategis yang harus digenjot dalam membangun keterampilan generasi muda Sulteng di tingkat SLTA sederajat.

Hal itu agar, kebutuhan tenaga kerja di masa mendatang bagi setiap investor yang masuk ke Sulawesi Tengah dan berinvestasi di sektor energi sumber daya mineral, kelautan, perkebunan dan pertanian, dapat dipenuhi oleh daerah.

Baca Juga :   22.000 Mahasiswa Program Kampus Mengajar Segera Mengabdikan Diri di 3.593 Sekolah

“Di satu sisi, langkah ini untuk mencegah terjadinya kecemburuan sosial di masyarakat. Karena kita tau bersama bahwa salah satu tantangan yang dihadapi oleh investor untuk berinvestasi yakni kesiapan sumber daya khususnya tenaga kerja lokal,” sebutnya.

“”Karena itu, pendidikan vokasi harus menjadi solusi dalam mengimbangi kebutuhan tersebut. Selamat kepada Bapak Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang baru,” ujarnya.

Sebelumnya Rusdi Mastura mengatakan bahwa Sulteng memiliki potensi pertambangan yang sangat besar dan bermacam-macam.

“Sulteng ini daerah yang kaya akan sumber daya alam sektor pertambangan, bila dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia,” ucap Rusdi Mastura dalam paparannya saat menjadi pembicara utama kuliah umum semester genap tahun 2021 IAIN Palu, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Selesaikan Satu Semester, Untad Lakukan Pelepasan dan Penarikan Mahasiswa Permata Merdeka

Rusdi Mastura menguraikan bahwa setidaknya potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulteng terdiri dari biji besi, minyak dan gas, nikel, emas dan logam.

Bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia yang hanya memiliki potensi pertambangan emas, minyak dan gas.

Namun, akui dia, potensi pada sektor pertambangan itu, belum berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat yang ada di Sulawesi Tengah.

Bahkan, potensi sektor pertambangan itu, kata Rusdi Mastura tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pendapatan daerah.

“Dana bagi hasil antara Pemerintah Pusat dan Pemda Sulteng hanya senilai Rp3 triliun, begitu juga PAD hanya Rp1 triliun. Padahal Sulteng kaya akan potensi pertambangan,” ucapnya.*/ENG

Komentar

News Feed