oleh

Empat Terdakwa Persekusi Divonis Satu Bulan Penjara

SULTENG RAYA – Empat terdakwa kasus persekusi/pengeroyokan yang dilakukan oleh masing-masing RO (ASN/Guru), RA (honorer), RW (honorer) dan SF (honorer), divonis pidana satu bulan penjara oleh majelis hakim.

Keempatnya telah melanggar pasal 351 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan atas putusan itu, para terpidana menyatakan menerima.

Kepala Kejaksaan Negeri Morowali, Tenriawaru mengatakan, sebelumnya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap para terdakwa adalah dua bulan penjara, namun kasus itu ditangani oleh Kejaksaan Negeri Cabang Kolonodale.

Informasi yang beredar, keempat terdakwa saat itu tidak dilakukan penahanan karena ada pihak penjamin yang bertanggungjawab atas keempat terdakwa agar tidak dilakukan penahanan.

Sementara, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kolonodale, Andreas Atmaji yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (5/6/2021) membenarkan telah ada putusan pengadilan.

Diketahui, kasus persekusi itu dialami oleh korban wanita (karyawan swasta) berinisial AD yang terjadi beberapa bulan lalu di wilayah Kabupaten Morowali Utara.

Kasus tersebut berawal dari dugaan perselingkuhan oleh salah satu oknum anggota DPRD Morowali berinisial SL dengan seorang perempuan berinisial AD, sehingga memicu kemarahan sang istri dan keluarga.

Akibatnya, perempuan AD yang saat itu berada di dalam mobil SL, dikeroyok, dianiaya bahkan nyaris ditelanjangi sesuai dengan video yang beredar luas di media sosial. Sementara, orang yang mengambil video pada saat kejadian, hingga saat ini belum diketahui. BMG

Komentar

News Feed