oleh

Untad Masih Pertahankan Kuliah Daring

-Pendidikan-dibaca 245 kali

SULTENG RAYA-Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP memastikan akan tetap mempertahankan model perkuliahan jarak jauh atau daring, demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski saat ini, perkembangan Covid-19 di Sulawesi Tengah dan Kota Palu khususnya, telah menunjukan tanda-tanda melandai, namun rektor belum mengambil sikap untuk memulai proses perkuliahan tatap muka.

Sekalipun Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim telah menginstruksikan agar sekolah segera dibuka tanpa ada tawar menawar. Kata rektor, instruksi itu hanya diperuntukan bagi sekolah dan tidak untuk perguruan tinggi.

Mengingat kondisi perguruan tinggi berbeda dengan kondisi di sekolah. Dari sisi jumlah saja antara siswa dan mahasiswa itu sangat jauh, bahkan jumlah mahasiswa di Untad saja sekitar 30 ribu mahasiswa, itu berasal dari berbagai plosok dan tinggal menginap di kos-kosan.

Baca Juga :   Jelang Implementasi PTM, Peserta Didik SMPN 7 Palu Divaksin

Tidak menutup kemungkinan kata rektor, mahasiswa ini terinveksi di kos-kosan. “Di kos-kosan itukan banyak orang, siapa yang menjamin mereka ini bersih dan tidak terinveksi dan masuk ke dalam kampus, itu resikonya besar,” ujar rektor.

Untuk perguruan tinggi kata rektor, keputusan kuliah tatap muka atau belum itu diserahkan ke perguruan tinggi masing-masing. “Dari hasil pertemuan majelis rektor baru-baru ini, tidak ada kesimpulan untuk melakukan perkuliahan tatap muka, yang ada itu diserahkan kembali ke perguruan tinggi masing-masing,”jelas rektor.  

Olehnya itu, bagi untuk Untad, rektor masih memberlakukan kuliah daring, terkecuali ada hal-hal yang mengharuskan tatap muka, seperti praktek atau ujian, itu diperbolehkan dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ENG

Komentar

News Feed