oleh

Sekretaris PWM Sulteng, Ingatkan Tidak Melakukan Sesuatu Tanpa Didasari Ilmu

-Pendidikan-dibaca 297 kali

SULTENG RAYA- Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah Muhammad Amin Parakkasi S.Ag MHI mengingatkan kepada jamaah pengajian bulanan Tarjih di Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Palu untuk tidak melakukan sesuatu tanpa didasari Ilmu.

Mengingat hal tersebut akan dipertanggungjawabkan, oleh karena itu katanya, pentingnya pengetahuan, sehingga apa yang dilakukan didasari dalil dan ilmu, salah satunya adalah dalam hal beribadah.

Untuk Perserikatan Muhammadiyah, kata Amin, sudah ada yang menjadi pedoman selain Alquran dan Hadis, ada Majelis Tarjih. “Di Muhammadiyah sudah ada yang disebut majelis tarjih yang menjadi pedoman bagi perserikatan,”ujarnya. Jumat (28/5/2021).

Di Muhammadiyah katanya, tidak dibenarkan Taqlid atau mengikuti tanpa tahu dalilnya, harus mengetahui dasarnya, sehingga di Muhammadiyah terkait Tahara sekalipun harus diketahui dalilnya. “Tidak boleh hanya karena ikut-ikutan, melihat orang seperti itu, terus ikut, tapi harus tau dalilnya,”ujar Amin dalam bahasan Fikih Tahara berdasarkan persektif Muhammadiyah.

Baca Juga :   SMPN 2 Palu Dapat Penyuluhan dan Tes Narkoba dari BNN Kota Palu

Usai menguraikan materi Tahara, pengajian dilanjutkan dengan dialog. Pengajian ini, selain dihadiri mahasiswa, staf, dosen, juga para pejabat di Fakultas Agama Islam, termasuk Dekan FAI, Muh Rizal Masdul.

Rizal ditemui mengatakan, pengajian Tarjih ini selain bertujuan untuk menambah pengetahuan para civitas akademika FAI Unismuh Palu, juga bertujuan memurnikan pemahaman. “Siapa tau masih ada yang pemahamannya keliru, nah disini dimurnikan, termasuk tadi itu terkait Tahara, sudah dijelaskan dengan dalil-dalilnya, jadi ada dasarnya, tidak hanya ikut-ikutan,”jelas Rizal. ENG

Komentar

News Feed