oleh

Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan IV Butuh Rp27,5 Miliar

SULTENG RAYA – Pembebasan lahan untuk pembangunan kembali jembatan IV Palu membutuhkan anggaran sebesar Rp27,5 Miliar.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan, mengatakan, jumlah lahan akan dibebaskan sebanyak 98 bidang, 85 pemilik pemegang atas hak.

Dari 98 bidang tadi terbagi atas dua, yaitu penanganan tanggul jalan Cumi-cumi (coast area) sebanyak 49 bidang dan pembangunan Oprit Jembatan Palu IV arah Palu Barat khususunya kelurahan Lere sebanyak 49 bidang.

Berdasarkan negosiasi, kata dia, akhirnya warga di Kelurahan Lere meminta pembebasan lahan dengan mekanisme ganti rugi. Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah melakukan penilaian melalui Tim Apraisial, diperoleh nilai ganti rugi sekitar Rp27,5 Miliar.

Baca Juga :   Fraksi PKB Kota Palu Akan Usulkan Ranperda Pesantren

“Karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah, maka Pemerintah Kota Palu hanya dapat mengalokasikan Rp2 Miliar,” jelas Arfan saat menghadiri rapat bersama Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah dan pihak terkait lainnya di ruang rapat Nagana, Kantor Bappeda Sulteng, Jumat (7/5/2021).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng akan membantu Rp10 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan dana ganti rugi sekitar Rp15,5 miliar.

“Deadline pembangunan kontrak jembatan ini kita sudah tahu, tanggal 23 Mei 2021 harus sudah ada kepastian apa yang dilakukan terhadap lahan masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, kata Arfan, Pemkot Palu melalui Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, camat dan lurah, sudah melakukan langkah-langkah progresif, yakni menetapkan dan mengundang masyarakat yang masuk dalam ganti rugi. HGA

Baca Juga :   Skrining Riwayat Kesehatan Secara Mandiri Melalui Aplikasi Mobile JKN

Komentar

News Feed