oleh

Pansus LKPj Kritik Kinerja Pengelolaan Anggaran Pemda Parmout

SULTENG RAYA – Panitia Khusus (Pansus) yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Parigi Moutong (Parmout) tahun 2020 telah melaporkan hasil kerjanya melalui rapat paripurna di ruang aspirasi DPRD Parmout, Jumat sore (7/5/2021).

Namun dalam laporan yang dibacakan oleh Sekretaris Pansus, Lely Pariani tersebut banyak kritikan tajam terkait kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Parmout selama tahun 2020. Salah satu yang mendapat kritikan tajam dari Pansus adalah adanya perbedaan angka pada laporan bidang pengelolaan pendapatan daerah. Pada tahun 2020 pendapatan daerah dilaporkan sebesar Rp1,533 triliun lebih. Namun setelah dicermati dan dipadukan antara laporan pada penjelasan Bupati dituliskan jumlah pendapatan sebesar Rp1,616 triliun lebih.

“Terkait hal tersebut kami menyimpulkan bahwa dalam cara penulisan angka jauh berbeda dari laporan penjelasan Bupati dengan buku yang termasuk dalam LKPj. Kami sarankan agar penuh kehatian-hatian dalam penulisan angka agar tidak menimbulkan multi tafsir bagi semua pihak,”ujar Lely.

Baca Juga :   Dispusaka Parmout Gelar Bikon Penyusunan JRA Subtantif

Selanjutnya pansus juga menyoroti pengelolaan belanja daerah. Belanja daerah pada APBD tahun 2020 adalah sebesar Rp1,670 triliun lebih. Pansus menilai ada sedikit kejanggalan dalam hal penganggaran kegiatan, dimana realisasi anggaran semuanya dilaporkan tercapai 100 persen, namun kenyataan di lapangan tidaklah rasional. Karenanya Pansus mengharapkan untuk anggaran belanja APBD tahun 2021 dan tahun yang akan datang tidak terjadi seperti itu. Apalagi adanya refocusing anggaran untuk penanganan maupun pemulihan ekonomi sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Terkait hal itu Pansus meminta agar kedepannya dalam hal pergeseran serta penyerapan anggaran harus dibicarakan dan diketahui bersama-sama.

“Dengan adanya belanja yang kita lihat pada dokumen LKPj, sangat jelas adanya kekurangan ketransparanan dan komunikasi antara vertikal dan horizontal sehingga adanya anggaran yang harus perlu dibenahi supaya tidak menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang sangat signifkan,”tegasnya.

Baca Juga :   Dispusaka Parmout Gelar Bikon Penyusunan JRA Subtantif

Dalam rapat paripurna dihadiri oleh Wakil Bupati Parmout, Badrun Nggai sekaligus menyampaikan sambutan. Usai penyampaian laporan Pansus dilakukan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Parmout, Sayutin Budiyanto dengan Wakil Bupati Badrun Nggai. AJI

Komentar

News Feed