oleh

Dinsos Donggala Benahi Data Bansos

SULTENG RAYA – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Donggala terus berupaya membenahi data Bantuan Sosial (Bansos), yang saat ini belum terintegrasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Donggala, Muhammad menegaskan, pihaknya akan terus berinovasi melakukan pembenahan, pelayanan yang masih sangat jauh dari kata maksimal.

“Pembenahan data Bansos saat ini menjadi fokus kami. Karena pengaruhnya sangat besar, sebab data yang ada masih belum benar-benar falid,” ujarnya.

Lanjutnya, di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Donggala masih perlu pembenahan, utamanya bagi Pemerlu Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang saat ini jauh lebih besar jumlahnya, dibandingkan dengan sumber daya yang disediakan termasuk ketersedian dana.

Baca Juga :   Disdikbud Donggala Tegaskan Tidak Ada Pungutan PPDB

Persoalan ini kata Muhammad, merata terjadi baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten dan pemicunya itu data Bansos belum terintegrasi dengan OPD lain, kemudian kegaiatan bantuan dan jaminan Sosial bagi PMKS masih tumpang tindih satu sama lain.

“Berbagi permasalahan tersebut di atas, maka tantangan kedepan bagi pembangunan bidang kesejahtraan sosial adalah bagaimana meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesejahtraan sosial bagi PMKS, dengan cara mendukung peningkatan pengelolaan program kesejahteraan sosial, peningkatan kapasitas kelembagaan sosial, serta perlu dilakukan adalah strategi pengembangan layanan bantuan sosial terintegrasi, sistem informasi bansos harus tersimpan dalam data base,” sebutnya.

Ditambahkannya, jika nantinya sistem pelayanan bantuan sosial terintegrasi dilakukan akan memiliki manfaat sangat besar, diantaranya memperbaiki adminstrasi data dengan memanfaatkan teknologi, memperbaiki lawen forcement atau aturan bantuan sosial, serta enforcement di internal petugas penayalur bantuan sosial juga harus diperbaiki.

Baca Juga :   BNN Donggala Ajak Peserta Didik Senam War On Drugs

“integritas penyalur bantuan sosial harus terjaga dan bisa dipercaya,” jelasnya. ADK

Komentar

News Feed