oleh

Satgas Anti Narkoba Inisiasi Terbentuknya Kelurahan Bersinar

SULTENG RAYA – Kepala BNN Kota Palu, AKBP. Dr. Baharuddin, SE.,M.Si menyambut baik dan mengapresiasi keluarnya surat Walikota Palu bernomor 354/0904/Kesbangpol/2021 tertanggal 5 Mei 2021 yang dikirim ke semua Camat dan Lurah se Kota Palu, terkait integrasi Satgas K5 ke dalam Satgas Anti Narkoba di kelurahan.

Kata Kaban, ini akan semakin membuka jalan terbentuknya Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Kota Palu, karena kini tidak saja didukung personil satgas anti narkoba, melainkan juga telah didukung oleh anggaran, mengingat satgas memiliki dukungan anggaran tersendiri dari pemerintah. Karena selama ini yang menjadi hambatan adalah kurangnya dukungan anggaran penanganan narkoba di tingkat kelurahan.

“Dengan adanya satgas anti narkoba itu di tingkat kelurahan, akan semakin membuka jalan terbentuknya Kelurahan Bersinar di Kota Palu,”ujar Kaban, usai melakukan kegiatan di salah satu hotel di Kota Palu, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Shalat Jum’at di Masjid Al-Mujahidin

Berdasarkan surat Walikota Palu tersebut, Satgas anti narkoba ini akan diluncurkan tanggal 6 Juni 2021 secara serentak se Kota Palu. Usai diluncurkan kata kaban, BNN Kota Palu akan memberikan penguatan agar terarah apa yang harus mereka lakukan di kelurahan. Sebagaimana yang pernah BNN Kota Palu berikan ke satgas anti narkoba yang ada di sekolah-sekolah di Kota Palu.

Sebenarnya kata kaban, ini bermula dari keluhan para kepala-kepala sekolah  jika peserta didiknya menggunakan narkoba itu bukan di lingkungan sekolah, melainkan mereka gunakan saat berada di luar lingkungan sekolah. “Sehingga BNN Kota Palu jawab dan dibuatlah seperti ini, dan disetujui oleh Pak Wali Kota,”jelas kaban.

Baca Juga :   Fraksi PKB Kota Palu Akan Usulkan Ranperda Pesantren

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Palu Abidin mengatakan, Satgas K5 yang diintegrasikan ke dalam Satgas Anti Narkoba tersebut dalam kerja-kerjanya kedepan, khususnya dalam hal penanganan narkoba di kelurahan akan bekerjasama dengan instansi terkait dalam hal ini BNN Kota Palu.

Terlebih di dalam satgas itu terdapat unsur TNI dan Polri, sehingga disaat melaksanakan kerja-kerjanya dan menemukan ada unsur peredaran atau penyalahgunaan narkoba, akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. “Ini akan ada kerjasama dan koordinasi yang lebih intens dengan BNN Kota,”ujarnya.

Sebelumnya kata Abidin, dalam melaksanakan tugas-tugasnya, Satgas K5 juga sudah kerap kali menemukan penyalahgunaan narkoba dan diserahkan kepada pihak-pihak intansi terkait. Namun dengan adanya integrasi itu, maka semakin difokuskan dalam hal penanganan narkoba, selain juga tetap melakukan tugas-tugas K5 sebagaimana sebelumnya.

Baca Juga :   Satgas Anti Narkoba SMPN 15 Palu Susun Program Kerja

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Data dan Informasi BAPPEDA Kota Palu Ibnu Munsir mengatakan, Pemerintah Kota Palu kini sangat menseriusi penanganan narkoba, bahkan penanganan narkoba ini telah dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dimana indikator capaiannya adalah adanya penurunan jumlah prevalensi dan penegakan hukum bagi pengedar.

Artinya kata Ibnu, jika sudah masuk dalam dokumen perencanaan seperti itu, maka pemerintah diminta untuk memburu indikator capaiannya. “Tidak lagi menjadikan narkoba sebagai lipservice, tapi betul-betul masuk dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang memang terencana,”ujar Ibnu. ENG

Komentar

News Feed