oleh

Plt Kakanwil Kemenag Serahkan 35 Sertifikat Halal

-Kota Palu-dibaca 333 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah, Gasim Yamani menyerahkan 35 sertifikat halal kepada pejabat dinas terkait, baik tingkat Provinsi Sulteng, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala di Kanwil Kemenag Sulteng, Rabu (5/5/2021).

Pada kesempatan itu, Gasim Yamani mengingatkan agar produk yang telah mengantongi sertifikat halal tetap menjaga dan menjamin kehalalan produknya.

Karena itu, kata dia, dibutuhkan kerja sama dalam melakukan pengawasan bersama, baik oleh instansi teknis, Pemerintah dan  masyarakat, sehingga akan menjadi warning bagi para pelaku usaha.

“Mengingat mengkonsumsi makanan halal dan thayyib itu perintah Allah, maka  usaha produk halal insya Allah mendapat ridho dan pahala di sisi Allah SWT,” kata Gasim sambil mengutip Quran surah Albaqarah ayat 168.

Baca Juga :   Pemkot Palu Tanggung Iuran BPJamsostek 15 Ribu Pekerja Rentan

Sebelumnya, Ketua Satgas Layanan Sertifikasi Halal Sulteng, Sofyan Arsyad, melaporkan progres layanan sertifikat halal di Sulteng selama satu tahun terakhir.

Ia mengatakan, per 4 Mei 2021, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah menerbitkan 112 sertifikat halal. Seluruhnya telah diserahkan kepada pelaku usaha, baik secara langsung maupun melalui dinas terkait.

“Saat ini, sisa 20 usulan  sertifikat halal yang sedang dalam proses penerbitan di Jakarta,” kata Sofyan.

Ia mengatakan, proses sertifikasi halal selama ini dilakukan melalui dua jalur, yakni mandiri dan fasilitasi serta tanpa biaya alias gratis.

“Sertifikat halal yang kami serahkan hari  ini (kemarin), seluruhnya gratis, karena pembiayaannya  difasilitasi oleh BPJPH Kemenag dan Disperindag Sulteng,” jelasnya.

Baca Juga :   Kasatpol PP Trisno: Reklame Tidak Boleh di Ruang Milik Jalan

Namun, kata dia, perlakuan khusus itu hanya diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Sertifikat halal tersebut adalah bagian tahap akhir dari program sertifikasi halal kedua lembaga bagi 100 IKM dan UMK di Sulteng.

Menurut Sofyan, penerima sertifikat halal patut bersyukur, karena mulai sekarang dapat memperluas pemasaran hingga ke retail dan pasar modern alias mal.

“Karena salah satu syarat yang diminta oleh pengelola pasar modern adalah sertifikat halal,” kata Sofyan.

Turut hadir pada kegiatan yang difasilitasi BPJPH Kemenag RI dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng itu, Kadis Perindag Kota Palu,  Kadis Koperasi UMKM dan Naker Kota Palu, serta pejabat mewakili Kadis Perindag Sulteng dan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi dan Donggala.HGA

Baca Juga :   Permudah Akses Pasar Pelaku Usaha, DTPH Sulteng Gelar Pasar Tani

Komentar

News Feed