oleh

Penerima BPUM Harap Hindari Kerumunan

SULTENG RAYA – Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) kembali disalurkan tahun ini. BPUM 2021 senilai Rp1,2 juta dari Pemerintah itu, kembali disalurkan melalui beberapa bank ditunjuk, termasuk BRI.

Demi menghindari terjadinya antrean maupun kerumunan dalam mencairkan BPUM, masyarakat diharapkan tidak perlu terburu-buru datang ke kantor Bank untuk mencairkan dana bantuan tersebut. Karena pencairan diberikan waktu hingga tiga bulan oleh Pemerintah.

Dalam mendukung penyaluran BPUM di masa pandemi, Pemimpin Cabang BRI Kanca Palu, Rits Jacobus de Fretes, mengatakan, BRI tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan Covid-19 untuk seluruh kantor BRI.

Caranya, membatasi jumlah warga yang hadir, menerapkan sistem antrean, memberikan jarak pembatas, menyediakan hand sanitizer serta mengimbau  warga untuk tidak membuat kerumunan.

“Hal tersebut merupakan bentuk perlindungan keamanan dan keselamatan bagi pekerja dan nasabah (people’s first) dalam menjalankan operasional dan aktivitas bisnis yang diterapkan BRI selama pandemi,” tutur Rits.

Baca Juga :   Ada Iven Idul Fitri Public Display Wuling di PGM

Masyarakat juga diimbau untuk datang ke Kantor BRI pada saat jam layanan operasional yakni pukul 08.00 sampai dengan 14.00 Wita.

“Apabila terdapat antrean panjang di Kantor BRI, masyarakat dapat mendatangi Kantor BRI lain yang kapasitasnya masih lengang atau masyarakat bisa datang pada hari lain yang lebih lengang,” ungkap Rits.

BRI juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya calon penerima BPUM untuk dapat mengakses laman https://eform.bri.co.id/bpum terlebih dahulu, sebelum mengambil haknya di kantor BRI terdekat, guna menghindari terjadinya antrean. Setelah mengakses eform BRI, selanjutnya masyarakat bisa memasukkan nomor e-KTP (NIK) dan mengisi  kode verifikasi serta melanjutkan proses inquiry untuk mengetahui hasilnya.

Rits Jacobus de Fretes mengungkapkan, untuk membantu dan memudahkan masyarakat dalam memastikan dirinya mendapatkan bantuan, maka mereka dapat mengakses laman https://eform.bri.co.id/bpum.

Apabila masyarakat sudah mengecek status bantuan bagi dirinya, maka bisa segera menghubungi Kantor BRI terdekat untuk mengecek waktu atau jadwal pencairan.

Baca Juga :   Pemkot Palu Ajukan Lima Ranperda

“Mempertimbangkan protokol kesehatan dan untuk menghindari terjadinya kerumunan, pencairan BPUM dilakukan secara bertahap sesuai tanggal yang ditentukan. Pencairan BPUM ini dapat dilakukan melalui seluruh Unit Kerja BRI dan tidak dipungut biaya sedikitpun atau gratis,” ujar Rits.

Penerima BPUM bisa datang mengambil haknya dengan hanya membawa identitas diri yakni e-KTP asli. Adapun kelengkapan dokumen pencairan lain (SPTJM/Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak, Surat Pernyataan & Kuasa, Formulir Pembukaan/Perubahan Data Rekening) disediakan oleh BRI dan dilengkapi pada saat penerima datang ke Kantor BRI.

Terkait dengan pencairan BPUM, masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.Masyarakat juga dihimbau agar tidak sembarangan memberi data pribadinya pada berbagai tautan (link) atau formulir pendataan yang tidak jelas sumbernya.

Baca Juga :   Wali Kota Palu, Kapolres dan Dandim Sidak ke Pasar

“Kehati-hatian harus dimiliki, agar data pribadi masyarakat tetap terjaga dan tidak disalahgunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Rits.

Rits Jacobus de Fretes menambahkan, dalam melaksanakan pelayanan pencairan BPUM, Unit Kerja BRI berkoordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya dengan Satgas Covid-19, termasuk dalam mengatur jumlah layanan maksimal per hari sesuai rekomendasi Satgas Covid-19 setempat, pemerintah setempat, serta pihak berwajib lain untuk mengatur kegiatan pelayanan BPUM agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan.*/RHT

Komentar

News Feed