oleh

BPOM di Palu Tidak Temukan Takjil Berbahan Kimia

SULTENG RAYA – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu melaksnakan uji sampel takjil di Kota Palu, Kamis (15/4/2021).

Sejumlah lokasi diambil sampel takjil dari penjual di seputaran Jalan Cendrawasih, Jalan Merpati, Jalan Veteran dan Jalan Balai Kota Selatan.

Dari sekitar 28 sampai 30 sampel diambil, tidak ditemukan takjil mengandung  bahan kimia, seperti rhodamin, boraks, metanil  yellow dan formalin.

Salah seorang tim BPOM di Palu, sekaligus Staf Informasi Komunikasi BPOM di Palu, Muzakkar, mengatakan, pihaknya sengaja mengumpulkan 30 sampel makanan, demi  mengetahuai takjil dijual layak di konsumsi masyarakat.

“Titik fokusnya, melihat apakah ada penggunaan bahan kimia pada makan yang digunakan oleh pedagang, dengan menggunakan empat parameter Rhodamin, Boraks, Metanil  yellow dan formalin,” kata Muzakkar kepada Sulteng Raya.

Baca Juga :   13 Pasien Covid-19 di Palu Sembuh

Ia mengatakan, jika salah seorang pedagang kedapatan meggunakan bahan kimia,  tindakan diambil pertama, berupa teguaran dan jika terus digunakan akan ada tindakan secara serius dari pihak BPOM di Palu.

“Jika kedapatan pertamakali saat kami lakukan pengujian, sangsi yang di berikan masi berupa teguran dan jika masih berulah dengan menggunakan salah satu dari empat bahan kimia tadi kami akan tindak lanjuti,” tuturnya

“Kami juga turut mengedukasi masyarakat melalui brosur yang kami bagikan agar dapat membedakan takjil atau makanan yang menggunakan bahan kimia,” tutupnya.

Pemantauan takjil kembali dilanjutkan besok (hari ini, red) dengan menyasar sejumlah tempat keramaian menjajakan takjil berbuka puasa di Kota Palu, seperti di sekitar areal Palu Timur, Pasar Manonda, Jalan Dewi Sartika, Jalan Basuki Rahmat, serta Palu Barat. RHT/MG2

Baca Juga :   Beli Motor Yamaha Selama Ramadan Dapat ‘Ketupat’

Komentar

News Feed