oleh

Penyintas Petobo Berharap Segera Pindah ke Huntap

SULTENG RAYA – Tahun ini genap tiga kali Ramadan para penyintas bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu berada di hunian sementara (Huntara).

Salah seorang penyintas, Fatmawati (50), berharap dapat segera pindah dari Huntara dan menempati hunian tetap (Huntap). Sebab, ia mengaku sudah tidak nyaman tinggal di Huntara.

Ditambah lagi, kata dia, pemerintah menjanjikan para penyintas tinggal di Huntara hanya selama dua tahun saja. Namun, sampai saat ini mereka masih belum pindah ke Huntap.

“Sebenarnya sudah tidak nyaman, tapi mau bagaimana lagi, Huntap belum jadi dan tidak ada pilihan lain. Padahal kami (penyintas) dijanjikan hanya dua tahun tinggal di Huntara,” ujar Fatmawati kepada Sulteng Raya, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga :   13 Pasien Covid-19 di Palu Sembuh

Ia mengungkapkan, selama tinggal di Huntara, kendala terbesar dihadapi para penyintas, yakni kesulitan mendapat air bersih dan panasnya hawa di Huntara. Olehnya Fatmawati berharap dapat segera pindah , apalagi banyak dari para penyintas lainnya di Kota Palu yang sudah menempati Huntap. NDY

Komentar

News Feed