oleh

BPOM di Palu Galakkan Pengawasan Pangan Olahan

SULTENG RAYA – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu menggalakkan pengawasan produk pangan olahan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Kepala BPOM di Palu, Fauzi Ferdiansyah, mengatakan, pihaknya telah melakukan action dengan mendatangi sejumlah distributor pangan besar di Kota Palu.

“Target diutamakan pada pangan olahan Tanpa Izin Edar (TIE), kedaluwarsa dan rusak (kemasan penyok, kaleng berkarat, dan lain-lain) pada sarana distribusi pangan (importir/distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional), para pembuat dan atau penjual parsel) serta pangan berbuka puasa (takjil),” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Rabu (14/4/2021).

Dalam pelaksanaan pengawasan, para petugas dibekali Alat Pelindung Diri (APD) minimal masker dan sarung tangan serta menerapkan higienie personal.

“Dalam pelaksanaannya pada 13 April 2021 dan kemarin (14/4/2021), kami telah mengunjungi sejumlah distributor seperti PT Anuta Karya Prima, Gudang BNS, Surya Pandang, PT. Tirta Perkasa Abadi, Toko Agung,” tuturnya.

Baca Juga :   129 Pasien Covid-19 di Sulteng Sembuh

“Ada sejumlah catatan yang dihasilkan dari pengawasan tersebut,  di antaranya, kebersihan pada ruang penyimpanan pangan masih kurang terjaga dengan baik. Penataan penyimpanan produk pangan belum tertata dengan baik. Masih terdapat beberapa produk pangan yang rusak bercampur dengan pangan yang masih layak digunakan. Kami terus melakukan pembinaan agar sesuai standar,” ucapnya. RHT

Komentar

News Feed