oleh

Dampak Pandemi, 643 Karyawan di Donggala Dirumahkan

SULTENG RAYA – Dampak pandemi Covid 19 tidak hanya menggancam kesehatan masyarakat, tetapi juga sektor ekonomi. Terhitung sejak bulan Juli 2020 sampai Maret 2021, sebanyak 643 karyawan di Kabupaten Donggala terpaksa dirumahkan akibat pandemi .

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Donggala, Ilham Yunus, kepada Sulteng Raya, Senin (6/4/2021).

“643 karyawan terpaksa dirumahkan. 643 tersebut terdiri dari dari karyawan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, sementara dari karyawan galian C kurang lebih sebanyak 62 orang yang juga dirumahkan,”tuturnya.

Kondisi saat ini, kata dia, menimbulkan polemik dari aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Di satu sisi perusahaan juga harus bertahan, namun dengan kondisi ekonomi yang lesuh seperti saat ini, memaksa perusahaan untuk merumahkan karyawannya karena tidak mampu lagi mengaji.

Baca Juga :   2024, DPRD Donggala Ketambahan Lima Kursi

Di tengah pandemi seperti saat ini, kata dia, masyarakat harus mampu menciptakan kreativitas dan inovasi yang berbasis kearifan lokal, agar bisa bertahan di tengah pandemi Covid 19 ini.

“Selama ekonomi belum pulih, tren angka dari karyawan yang dirumahkan tentunya akan terus meningkat,”jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat meningkatkan kreativitas dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Donggala. Baik dari sektor pertanian, maupun kelautan. Karena saat ini perekonomian secara nasional masih goyang dan belum stabil.

“Dengan kreativitas masyarakat tersebut, diharapkan dapat kembali menopang perekonomian daerah, serta menciptakkan lapangan pekerjaan yang baru,”harapnya.ADK

Komentar

News Feed