oleh

Program Pendataan Keluarga di Donggala Dimulai

-Kab. Donggala-dibaca 237 kali

SULTENG RAYA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan program pendataan keluarga tahun 2021. Di Kabupaten Donggala Program tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian dan Keluarga Berencana (DP2KB).

Seluruh keluarga di Kabupaten Donggala akan didatangi petugas untuk dipotret ekonominya secara mikro, termaksud Bupati Donggala, Drs Kasman Lassa yang menjadi orang pertama didata di wilayah Donggala.

DP2KB Kabupaten Donggala sebagai perpanjangan tangan badan kependudukan dan keluarga berencana nasional tengah melakukan pendataan keluarga yang dilakukan selama dua bulan, terhitung sejak tanggal 1 April 2021 hingga 31 Mei 2021.

Pendataan keluarga ini merupakan kegiatan pengumpulan data primer tentang data kependudukan, keluarga berencana, pembangunan, keluarga dan data anggota keluarga yang dilakukan oleh kader secara serentak tiap lima tahun sekali.

Baca Juga :   Warga Minta Pemda Donggala Benahi Infrastruktur Pascabencana

Program ini sangat penting karena akan menghasilkan data mikro tentang kondisi keluarga. Menggambarkan bagaimana kondisi keluarga tersebut, mulai dari ketersediaan air bersih, makanan yang dikonsumsi hingga kondisi rumahnya. Data ini akan menjadi dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah.

Selain itu, hasil data ini juga akan digunakan untuk menghitung indek pembangunan keluarga Indonesia, karena selama ini hanya ada indeks pembangunan manusia. Oleh karena itu, Bupati Donggala sebagai teladan bagi masyarakatnya sangat mendukung program pendataan keluarga ini.

Bupati Kasman mengajak, seluruh keluarga masyarakat Kabupaten Donggala untuk menyambut pendataan keluarga tahun 2021 ini. “Mari sambut dan sukseskan program ini dengan berpartisipasi aktif dalam menyampaikan informasi yang benar kepada kader pendata dan kader KB yang akan mendatangi setiap rumah warga dengan tetap menerapkan rpotokol kesehatan,” ujar Bupati, Senin (5/4/2021).

Baca Juga :   KPU Donggala Gandeng Ombudsman Perkuat Penerapan Pelayanan Publik

Lebih lanjut kata dia, pendataan ini sangat penting karena akan menjadi dasar atau basis untuk dijadikan sebagai bahan perencanaan dalam melaksanakan intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan dan Keluarga Berencana (bangga kencana).

Ia berharap, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung program ini, khususnya tidak meninggalkan rumah saat kader datang untuk melakukan pendataan. Sehingga data yang dihasilkan betul-betul solid dan falid. ADK

Komentar

News Feed