oleh

173 Peserta Didik PKBM Kana Mapande Ikut Ujian Kesetaraan

SULTENG RAYA- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kana Mapande kembali menyelenggarakan ujian kesetaraan untuk peserta didiknya, kali ini sebanyak 173 peserta didik tercatat sebagai peserta, dari dua paket kesetaraan.

Masing-masing paket B (Setara SMP) sebanyak 42 peserta dan paket C (Setara SMA/SMK/MA) sebanyak 131 peserta. Sementara untuk ujian kesetaraan paket A atau setara SD akan dijadwalkan di bulan Mei mendatang.

Pelaksaan ujian kesetaraan itu berlangsung selama lima hari, dimulai Senin (5/4/2021) hingga Jumat (9/4/2021) di SD Inpres 2 Ujuna, Kecamatan Palu Barat.

Pelaksanaan ujian kesetaraan ini berlangsung secara offline atau tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. “Berdasarkan kesepakatan, ujian kesetaraan itu dilaksanakan secara manual atau tatap muka, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada, mengingat masih dalam suasana pandemi covid-19,”ujar Ketua PKBM Kana Mapande, Ruli Firmansyah. Selasa (6/4/2021).

Baca Juga :   Empat Tahun Terakhir, Unismuh Palu Dikembangkan Lewat Lima Program Kerja Strategis

Berdasarkan arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat sejumlah mata pelajaran wajib yang harus dituntaskan oleh peserta ujian,  untuk peserta ujian paket B terdapat tujuh mata pelajaran wajib yang harus diujiankan, sementera untuk paket C terdapat sembilan mata pelajaran yang harus diselesaikan.

Namun kata Ruli, setiap peserta tidak serta merta langsung mengikuti ujian, sekalipun ini adalah paket kesetaraan, sebagaimana ketentuan yang ada, perserta terlebih dahulu mengikuti proses belajar minimal setahun, bahkan pertemun dengan mentor atau tutor tiga kali dalam seminggu, dan mereka dibekali modul untuk dipelajari di rumah masing-masing. “Jadi ini ada prosesnya, mereka belajar juga, ada pertemuan dan ada modul untuk mereka pelajari di rumah masing-masing,”jelasnya.

Baca Juga :   Dapat 90 Persen Persetujuan Orangtua, SDN Palupi Siap Buka Sekolah

Lebih lanjut kata Ruli, kali ini ada beberapa peserta didiknya yang tidak sempat mengikuti ujian, namun dipastikan mereka tetap diberi kesempatan untuk ujian susulan. “Pada prinsipnya, kita akan memberikan kemudahan kepada peserta, bahkan sampai pada solusi membawakan soal ke tempat mereka, jika betul-betul tidak bisa datang menghadiri ujian, karena alasan seperti pekerjaan atau sakit,”ujarnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mengucapkan selamat kepada peserta yang tengah mengikuti ujian, dan sekaligus mengapresiasi  PKBM Kana Mapande yang telah mempasilitasi masyarakat yang selama ini pendidikannya terputus dengan berbagai macam alasan, sehingga mereka bisa mendapatkan ijazah yang nantinya dapat digunakan sebagai persyaratan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Di tempat yang sama, salah seorang peserta bernama Josua (19 thn), warga Kelurahan  Nunu, Kecamatan Tatanga. Mengaku sangat terbantu dengan kehadiran PKBM Kana Mapande ini, sebab kini dirinya bisa mendapatkan ijazah kesetaraan paket C yang dapat mereka gunakan nanti untuk mencari pekerjaan yang lebih baik dari yang ada saat ini.

Baca Juga :   Usai Dilantik, Rajindra Serukan Persatuan

Ia mengaku, sebelumnya adalah peserta didik salah satu sekolah kejuruan di Kota Palu, namun karena jurusan yang diambil saat itu tidak sesuai dengan kemampuan akademiknya, sehingga memilih jalan pintas dengan cara keluar dari sekolah.

“Saya pilih pergi babengkel sampai sekarang, tapi ternyata untuk mendapatkan pekerjaan lebih bagus harus ada Ijazah, minimal SMA atau SMK, jadi saya cari paket C, makanya ikut PKBM Kana Mapande ini,”ujarnya. ENG

Komentar

News Feed