oleh

Ni Komang Ayu Andini Akhirnya Ucapkan Syahadat

SULTENG RAYA – Suasana haru menyelimuti jamaah Masjid Taqwa Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) setelah Ni Komang Ayu Andini mengucapkan dua kalimat syahadat, Rabu (31/3/2021) siang. 

Bahkan, beberapa jamaah perempuan tak kuasa menahan tetesan air mata melihat Ni Komang Ayu Andini yang mengenakan mukena berwana putih bermotif bunga berwarna hitam mengikuti prosesi dirinya pindah keyakinan.

Ni Komang Ayu Andini yang sebelumnya beragama Hindu resmi menjadi mualaf setelah mengucapkan dua kalimat syahadat yang dituntun oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), KH. Moh Qasim Abd Madjid. Namun, sebelum menuntun pengucapan dua kalimat syahadat, ulama kharismatik itu terlebih dahulu bertanya kepada Ayu Andini tentang motivasinya pindah keyakinan. Setelah mendapat penjelasan dari Ayu Andini bahwa keinginan pindah agama tersebut adalah keinginan sendiri, barulah Ustaz Qasim melaksanakan prosesi pengucapan dua kalimat syahadat.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

“Setelah pengucapan dua kalimat syahadat ini maka seluruh jamaah yang hadir di masjid ini maupun yang di luar sana telah menjadi saudaramu,” ujar Moh Qasim kepada Ayu Andini.

Moh. Qasim juga mengingatkan, Ayu Andini agar tetap menghormati dan menghargai kedua orang tuanya walaupun sudah berbeda keyakinan.

Moh. Qasim mengatakan, tidak ada paksaan kepada siapa pun untuk memeluk agama Islam.  Keinginan untuk memeluk Islam kata Moh Qasim, harus lahir dari niat dan keinginan sendiri. Lanjut Moh Qasim, setelah  Ayu Andini masuk Islam, maka menjadi kewajiban bagi semua umat Islam untuk memberikan bimbingan dan pendidikan Islam kepadanya sehingga dia tidak hanya sekadar masuk Islam, tapi dia tahu makna apa sesungguhnya dari Islam itu.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

Moh. Qasim juga mengaku, sudah mengislamkan ratusan orang dari beberapa agama yang berbeda di Kabupaten Parmout.

“Inilah kekurangan saya yang tidak mencatat berapa banyak yang sudah saya tuntun masuk Islam. Tapi yang jelas sudah ratusan orang,” sebutnya.

Sementara, Ayu Andini mengaku sangat bahagia setelah resmi menjadi muslimah. Dia menuturkan, keinginannya untuk masuk Islam sudah dipendamnya selama lebih dari setahun terakhir. Dia mengaku tertarik masuk Islam setelah bergaul dengan teman-temannya di sekolah yang rata-rata berhijab.

“Alasanku untuk masuk Islam adalah mau mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya kan lihat-lihat teman-temanku pingin berjilbab, pingin menutup aurat. Setelah saya kasih mantap jiwaku barulah saya bertekad untuk memeluk Islam,” ujar Ayu Andini siswi salah satu SMK di Parigi.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

“Sudah lama sejak saya sekolah disini (Parigi) kayaknya saya mau masuk Islam ini. Tapi saya pendam. Saya tidak tahu mau berbicara sama siapa. Untung ada Om Abu (Abustan) yang membantu saya,” jelasnya.

Ayu Andini mengaku, kedua orang tuanya tidak mengetahui rencananya untuk masuk Islam. Bahkan katanya dia tidak akan memberi tahu kepada kedua orang tuanya yang berdomisili di Desa Tolai, Kecamatan Torue tentang statusnya yang sudah berpindah keyakinan.

“Saya tidak akan memberi tahu kedua orang tua saya. Biarkan mereka akan tahu sendiri bahwa saya masuk Islam,” jelas Ayu Andini. AJI

Komentar

News Feed