oleh

WaliKota Palu Minta PDAM Donggala Diserahkan ke Pemkot

-Kota Palu-dibaca 362 kali

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meminta agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Uwe Lino Donggala diserahkan ke Pemerintah Kota Palu. Hal itu disampaikan Wali Kota Palu saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Donggala, Selasa (23/3/2021).

“Dengan sinyal yang disampaikan oleh Bupati, bahwa sekiranya PDAM Uwe Lino dapat diserahkan secepatnya kepada pemerintah Kota Palu. Maka kami pun, juga Bupati akan melakukan upaya tepat untuk melakukan revitalisasi agar PDAM ini betul-betul mampu menjadi perusahaan daerah yang bisa memberikan kontribusi yang baik, sebagaimana tugas tanggung jawabnya dalam pengelolaan air, agar mampu dimanfaatkan kepada masyarakat,”ujar Walikota Hadi.

Lebih lanjut, kata dia, Pemerintah Kota Palu sangat merespon dengan baik tentang wacana ini. Tentunya, kata Hadi, hal ini pasti melalui proses.  Pemkot, kata dia akan menjalani proses tersebut dengan baik serta sesuai prosedur.

Baca Juga :   Transaksi Parkir di Palu Bakal Berbasis Digital

“Kami juga akan membuka ruang yang sebesar-besarnya terkait dengan hal-hal lain yang Insyaallah akan menjadi perhatian pemerintah Kota Palu agar keberadaan Kota Palu sebagaimana yang saya Kemukakan tadi, bahwa Kota Palu adalah anak bagi pemerintah Kabupaten Donggala ini akan tetap terwujud,”ujarnya.

Kedepannya, kata Hadi, hubungan baik antar kedua daerah ini harus selalu dijaga ini dengan sebaik-baiknya.

“Kami juga akan berusaha untuk memberikan pelayanan yang baik kepada kita sekalian, bisa berusaha untuk menjaga harmonisasi antar kedua wilayah ini,”ucapnya.

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa yang disampaikan oleh Bupati.  Kami akan sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dalam hal ini kepada Pak Gubernur yang begitu proaktif dalam melakukan upaya-upaya mendorong penyelesaian masalah dengan baik,”terangnya.

Baca Juga :   Pemkot Palu Beri Lima Catatan Ranperda P4GN dan Prekursor Narkotika

Dia menambahkan, saat ini pembangunan Kota Palu masih terganjal beberapa hal, khususnya dalam upaya  melakukan percepatan pembangunan salah satu diantaranya adalah terkait masalah aset.

“Sangat luar biasa menyampaikan bahwa aset ini adalah milik negara dan milik pemerintah yang kemudian ketika diserahterimakan, maka kemudian ini tidak akan mengurangi nilainya.  Akan tetapi malah kemudian dimanfaatkan baik oleh kedua wilayah. Aset yang menurut kami hari ini masih tercatat sebagai pemilik Donggala salah satu diantaranya, dapat kita kelola dengan sebaiknya sumber-sumber potensi yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,”ucapnya.

Sementara itu, Bupati  Donggala menjelaskan bahwa sejumlah aset milik Donggala terletak di Kota Palu, memang harus diserahkan kepada pemerintah, dimana lokasi aset itu berada, supaya tidak menjadi beban lagi. Namanya aset negara bukan milik pribadi, tetapi milik negara.

Baca Juga :   Brimob Sulteng Razia THM di Palu

“Mudah-mudahan pertemuan ini membawa hasil yang baik, setelah Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Palu dimediasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Beberapa kali pertemuan begitu juga pemerintah provinsi selesainya terkait dengan asetnya yang ada di Kabupaten Donggala,”ucap Bupati.ADK

Komentar

News Feed